Ingin Kematiannya di Tangguhkan Karena Ingin Bersedekah | Berita Populer Lazismu

 

Ustadz Sunarko bersama Istri. (Dok Lazismu)


INGIN KEMATIANNYA DITANGGUHKAN KARENA INGIN BERSEDEKAH

Oleh : Sunarko, S.Ag., M.Si )*


Para Muzakki, donatur dan pembaca yang di kasihi Allah SWT. Semoga kita senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, rezeki yang melimpah barokah dan selalu kita sedekahkan kepada sesama. Terlebih disaat ujian pandemi Covid-19 ini dimana banyak saudara kita yang saat ini kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup akibat virus tersebut. Namun kita optimis dengan terus perbanyak istighfar, bertaqarrub - mendekatkan diri bertaubat kepada Allah, perbanyak sedekah berbagi kepada sesama Insya Allah badai akan segera berlalu. Semua berpulang kepada kita, apakah dengan ujian yang berat ini kita semakin dekat kepada Allah atau justru sebaliknya kita semakin jauh dari Allah. Pilihan yang pertama tentunya akan mengubah semuanya dari berbagai ujian yang bertubi-tubi ditimpakan kepada negeri ini Allah ganti dengan keberkahan-keberkahan, di jauhkan negeri ini dari berbagai bala dan bencana. Aamin YRA.


Dampak Covid-19 juga dalam bulan terakhir di bulan Juli dan awal Agustus mendadak ada 239 anak di Kota Surabaya menjadi yatim dan piatu karena orang tuanya meninggal dunia akibat Covid-19. Ini adalah tugas kita bersama untuk bantu mereka sehingga pendidikannyapun terus bisa berlanjut sampai SMA atau S1 bahkan sampai bisa mendapatkan pekerjaan yang layak. 


Teruslah perbanyak sedekah berbagi bersama untuk  sesama. Terus bersyukur, senyampang kita masih di beri umur panjang oleh Allah SWT. Mari manfaatkan sisa-sisa umur kita dengan memperbanyak menabung amal salih salah satunya adalah dengan bersedekah. Karena berbagi itu indah, berbagi itu mulia, berbagi itu tak pernah merugi, berbagi itu peduli, berbagi itu bukti cinta dan taqwa kepada Allah SWT.


BUYA HAMKA mengatakan : 

Harta yang kita makan akan menjadi kotoran, harta yang kita simpan akan menjadi rebutan, harta yang kita sedekahkan akan selalu membawa manfaat di dunia dan di akherat


Sedekah tidak harus menunggu kaya. Dalam kondisi lapang maupun sempit sesuai kemampuan kita dianjurkan Allah untuk bersedekah. Jangan sampai ketika Malaikat maut diutus Allah untuk mencabut nyawa kita baru menyesal dan meminta Allah menangguhkan kematian kita, sebagaimana

Firman Allah SWT didalam Al Quran Surat Al-Munafiqun Ayat 10 :


 وَأَنفِقُوا۟ مِن مَّا رَزَقْنَٰكُم مِّن قَبْلِ أَن يَأْتِىَ أَحَدَكُمُ ٱلْمَوْتُ فَيَقُولَ رَبِّ لَوْلَآ أَخَّرْتَنِىٓ إِلَىٰٓ أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ وَأَكُن مِّنَ ٱلصَّٰلِحِينَ 

"Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: "Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?" (QS. Al-Munafiqun ayat 10).


Tafsir ayat diatas : Infakkanlah (wahai orang-orang yang beriman) kepada Alloh dan Rasul-Nya, sebagian dari apa yang Kami berikan kepada kalian di jalan-jalan kebaikan dengan bersegera sebelum salah seorang di antara kalian dijemput oleh kematian, melihat tanda-tanda dan alamat-alamatnya, lalu dia menyesal dan berkata, “Wahai Tuhanku, berikanlah aku kesempatan, tundalah kematianku barang beberapa saat, akau akan menyedekahkan hartaku dan aku akan menjadi orang-orang shalih yang bertakwa.”


Referensi :

Tafsir Al Muyassar (Kementrian Agama Arab Saudi)


PERBANDINGAN HIDUP DUNIA AKHERAT


Kita semua menyadari hidup kita didunia hanyalah bersifat sementara. Orang jawa bilang Wong Urip Ing Ndunyo Iku Ibarate Mung Mampir Ngombe


Pepatah Arab mengatakan : Kehidupan dunia itu seperti mimpinya orang yang tidur


Kalau kita kaji ayat-ayat Al-Qur'an  tentang perbandingan hidup didunia dan di akhirat, bahwa ternyata kehidupan akhirat itu lebih kekal dan abadi bila kita bandingkan dengan kehidupan dunia.


Firman Allah QS. Al-Ghafir ayat 39


يٰقَوْمِ اِنَّمَا هٰذِهِ الْحَيٰوةُ الدُّنْيَا مَتَاعٌ ۖوَّاِنَّ الْاٰخِرَةَ هِيَ دَارُ الْقَرَارِ


"Wahai kaumku! Sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal."

(QS. Al-Ghafir ayat 39).


Dan masih banyak ayat-ayat lainnya tentang perbandingan dunia dan akhirat.

Intinya bahwa kematian adalah sesuatu yang pasti. Kematian adalah milik Allah, rahasia Allah. Tak ada satupun yang tau manusia di dunia kapan maut akan menjemputnya. Manusia juga tidak pernah tau jam berapa, detik berapa serta di bumi mana ia akan kembali. Bahkan dimanapun maut akan terus mengintai, walaupun berada di singgasana yang megah, walapun berada di atas gunung, walaupun berada di balik benteng yang kokoh kalau sudah waktunya mati manusia tidak bisa berbuat apa dan lari dari kematian.


QS. Al-Jumu'ah ayat 8

قُلْ إِنَّ الْمَوْتَ الَّذِي تَفِرُّونَ مِنْهُ فَإِنَّهُ مُلَاقِيكُمْ ثُمَّ تُرَدُّونَ إِلَى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ


“Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. Al-Jumuah ayat 8).


Karenanya mari sisa-sisa umur kita kita gunakan sebaik-baiknya untuk memperbanyak menabung amal sholeh. Salah satunya dengan perbanyak sedekah terus bantu sesama yang membutuhkan. Insya Allah harta kita akan selalu berkah dan manfaat didunia dan akhirat. Semoga kita selalu di berikan sehat, umur panjang dan kelak kembali menghadap Allah dalam keadaan husnul khotimah. Aamiin Ya Rabbal 'Alamiin.

--------------------------------------

)* Penulis adalah Ketua Badan Pengurus LAZISMU Kota Surabaya. Kasi Bina Sosial Keagamaan Dinas Sosial Kota Surabaya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tanya Jawab Agama: Tahlilan Atau Yasinan (Selamatan) Untuk Orang Meninggal Dunia | Berita Populer Lazismu

Mata Hati: Meraih Kasih Sayang Allah Dengan Ihsan | Berita Populer Lazismu

Tanya Jawab Agama: Derajat Hadits Shalat Adalah Mi’rajnya Orang Beriman | Berita Populer Lazismu