Obati Sakitmu Dengan Sedekah | Berita Populer Lazismu

 

Ustadz Sunarko SAg MSi. (Dok Lazismu)


OBATI SAKITMU DENGAN SEDEKAH

Oleh : Sunarko, S.Ag. M.Si)*


Para Muzakki/donatur dan pembaca yang budiman. Sehat merupakat nikmat Allah SWT yang patut kita syukuri. Karena dengan sehat manusia bisa menjalani berbagai aktivitas sehari-hari dengan baik. Dengan sehat kita bisa bekerja mencari nafkah untuk keluarga, dengan sehat pula yang didasari dengan iman yang kuat sebagai wujud syukur atas semua Karunia-Nya manusiapun memanfaatkan nikmat itu untuk beribadah, mengabdi, menghamba hanya kepada Allah SWT.

QS. Adz-Dzariyat ayat 56

وَمَا خَلَقۡتُ الۡجِنَّ وَالۡاِنۡسَ اِلَّا لِيَعۡبُدُوۡنِ

"Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku."(QS. Adz-Dzariyat ayat 56)

Orang yang beriman, atas nikmat sehat itu pula ia akan manfaatkan untuk terus bersyukur berbagi sesama dengan menyisihkan sebagian rezeki yang Allah berikan kepadanya.  Ia punya keyakinan bahwa berbagi itu indah, berbagi itu mulia, berbagi itu peduli, berbagi itu bukti cinta dan taqwa kepada Allah SWT. 

Seorang Mukmin selalu berkeyakinan bahwa  bersyukur dengan banyak sedekah berbagi kepada sesama maka balasan yang di berikan Allah akan lebih banyak dari apa yang ia keluarkan. Ia akan mendapatkan balasan nikmat yang tak terhingga dan di jauhkan dari segala macam penyakit (bala dan bencana).

Firman Allah QS. Al-Baqarah  Ayat 261

مَثَلُ الَّذِيۡنَ يُنۡفِقُوۡنَ اَمۡوَالَهُمۡ فِىۡ سَبِيۡلِ اللّٰهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ اَنۡۢبَتَتۡ سَبۡعَ سَنَابِلَ فِىۡ كُلِّ سُنۡۢبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ‌ؕ وَاللّٰهُ يُضٰعِفُ لِمَنۡ يَّشَآءُ‌ ؕ وَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيۡمٌ

"Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui.' (QS. Al-Baqarah ayat 261)

QS. Ibrahim ayat 7 

وَاِذۡ تَاَذَّنَ رَبُّكُمۡ لَٮِٕنۡ شَكَرۡتُمۡ لَاَزِيۡدَنَّـكُمۡ‌ وَلَٮِٕنۡ كَفَرۡتُمۡ اِنَّ عَذَابِىۡ لَشَدِيۡدٌ‏

"Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat." (QS. Ibrahim ayat 7)

Nabi SAW bersabda :

مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ

“Sedekah tidaklah mengurangi harta.” (H.R. Bukhari)


BEROBAT DENGAN SEDEKAH

Suatu ketika, ada seorang lelaki bertanya kepada Imam Abdulloh bin Mubarak rahimahulloh tentang luka yang ada pada pahanya semenjak tujuh tahun lamanya. Ia telah berobat dengan segala obat yang disarankan dan telah berkonsultasi dengan para ahli pengobatan (tabib) namun semua nihil. Kemudian Imam Abdulloh bin Mubarak rahimahulloh pun mengatakan kepadanya:

“Pergilah dan galilah sumur di tempat yang manusia sangat membutuhkan airnya, aku berharap agar sumber mata air sumur tersebut mengalir dan menahan darah yang mengalir darimu.”

Lelaki itu kemudian melaksanakan nasihat sang imam, dan Alloh menyembuhkan penyakitnya. (Lihat: Siyar A’lamin Nubala oleh Imam adz- Dzahabi )

Oleh sebab itu, bagi Anda yang menderita penyakit dan mengharapkan kesembuhan maka sedekah adalah salah satu jalannya. Sebab, Rasululloh shallallalohu alaihi wasallam pernah bersada:

دَاوُوا مَرْضَاكُمْ بِالصَّدَقَةِ

“Obatilah penyakit-penyakit kalian dengan sedekah.” (HR. Al-Baihaqi, dihasankan oleh Syaikh al-Albani Shahih al-Jami’: 3358)


TESTIMONI PENULIS

Al Qur'an adalah obat Mujarab untuk kesembuhan sebuah Penyakit demikian juga dengan sedekah.

Dua tahun lalu penulis di uji Allah berupa sakit Stroke dan sempat opname di salah satu RS swasta di Surabaya tepatnya pada tanggal 27 Februari sampai dengan 4 Maret 2019. Saat itu kondisi kritis dengan wajah lebam karena baik tensi darah, gula dan kolesterol tinggi.  

Sebelumnya selama 45 tahun tidak pernah sakit. Kalaupun sakit hanya sakit ringan yaitu sariawan, demam dan flu. Saat stroke saya sudah tidak bisa jalan karena kaki kanan sudah lumpuh, tangan sudah tidak bisa bergerak , tidak bisa untuk menulis maupun tanda tangan dan mulut sudah tidak bisa bicara. Dokter bilang..untuk latihan bicara tolong setiap waktu perbanyaklah pak narko membaca A I U E O.

Seketika itu saya ingat huruf hijaiyah dalam al-Qur'an dan akhirnya tiada hari tanpa membaca Al Qur'an. Dengan istiqomah baca al-Qur'an itulah akhirnya saya bisa kembali bicara normal. seperti semula. Alhamdulillah.

Ketika kaki sudah lumpuh (kanan) saya bertekat bisa jalan, untuk sholat saja susah hanya dengan duduk. Berbaring. Akhirnya saya ingat firman Allah Surah Al-Baqarah ayat 153

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اسْتَعِينُواْ بِالصَّبْرِ وَالصَّلاَةِ إِنَّ اللّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

“Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar” (QS. Al Baqarah: 153).

Sholat lima waktu saya lakukan tepat waktu walau dengan berbaring ditambah sholat sunnah lainnya terutama sholat Tahajjud. Berkah tahajjud pula yang saya paksa dengan berdiri awalnya hanya bisa dengan 1 (satu) rokaat saja perlahan saya paksa terus dan bisa 8 rokaat dan 3 witir. Alhamdulillah saya bisa berdiri dan jalan. Dengan rutin jalan sehat tiap habis sholat subuh akhirnya saya bisa naik sepeda motor lagi dan nyopir kembali.

Alhamdulillah. Sebelumnya pada hari kedua opname penulis bermimpi ketemu orang yang sangat dermawan bernama pak wahono. Pak wahono mengajak saya untuk mendatangi para dhuafa dengan berbagi uang dan sembako. Menyantuni siapa saja yang sangat membutuhkan bantuan. Saat terbangun tepat adzan subuh akhirnya mimpi itu saya sampaikan pada istri saya yang menunggui saat itu. Akhirnya kami bersepakat bahwa kita harus banyak bersedekah agar sakit ini segera diberikan kesembuhan Allah SWT. Dan seakan ada keajaiban ketika sedekah itu kita lakukan meniru pak wahono seperti dalam mimpi dengan berbagi dengan para satpam rumah sakit, petugas kebersihan, para abang becak yang mangkal di rumah sakit, anak yatim dekat tetangga yang masih punya tunggakan sekolah yang dilakukan oleh istri saya, berangsur lebam yang ada diwajah dan mata saya hilang. Kolesterol, gula dan tensi yang semula tinggi juga kembali normal.

Resep Mengobati sakit yang saya lakukan agar sakit saya bisa sembuh saat itu antara lain dengan: menjaga pola pikir, menjaga pola makan, tidak banyak pola, perbanyak dzikir dan beristighfar, Sholat fardhu tepat waktu dan ditambah sholat-sholat sunnah utama tahajjud, Bekam rutin tiap bulan, hijrah ke pengobatan ala Rasulullah dengan herbal alami, dengan madu pahit, madu manis yang asli, kelapa hijau, memperbanyak sedekah, memperbanyak baca al-Qur'an, Olah raga teratur dan lain-lain.

Alhamdulillah saya bisa sehat kembali setelah kritis karena ada penyumbatan darah di otak. 


BERDO'A KETIKA SAKIT

Ketika seseorang di uji Allah berupa sakit maka ikhtiar yang harus dilskukan selain berobat adalah dengan berdo'a bersungguh-sungguh agar segera di beri kesembuhan oleh Allah SWT.

Ada beberapa riwayat yang menjelaskan doa-doa Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bagi orang sakit yang beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam kunjungi, diantaranya : 

لاَ بَأْسَ طَهُوْرٌ إِنْ شَاءَ اللهُ 

Tidak mengapa, insya Allâh sakitmu ini membuat dosamu bersih

 اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَاسَ وَاشْفِهِ وأَنْتَ الشَّافِي لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا 

Wahai Rabb seluruh manusia, hilangkanlah penyakitnya, sembukanlah ia. (hanya) Engkaulah yang dapat menyembuhkannya, tidak ada kesembuhan melainkan kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak kambuh lagi

 أَسْأَلُ اللَّهَ الْعَظِيمَ رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ أَنْ يَشْفِيَكَ 

Aku Mohon kepada Allâh Yang Maha Agung, Rabb yang menguasai Arsy yang agung, agar menyembuhkan penyakitmu Ya Allah.

 الَّلهُمَّ اشْفِ فُلاَنًا 

Berikah kesembuhan kepada …… (sebut namanya). Disunnahkan bagi orang yang mengunjungi orang sakit untuk (memberikan ucapan-ucapan yang bisa) mendatangkan ketenangan, meringankan beban penyakit yang dideritanya, bisa mengingatkan akan pahala dari Allâh Azza wa Jalla dan mengingatkan bahwa penyakit itu bisa menjadi penghancur dosa.

Semoga Allah SWT selalu memberikan nikmat  sehat kepada kita, umur panjang dan kelak bisa meraih khusnul khotimah (akhir kematian yang baik). Aamiin Ya Rabbal 'Alamiin.

----------------------------------------------------------

)* Penulis adalah Ketua Lazismu Kota Surabaya dan Kasi Bina Sosial Keagamaan Dinas Sosial.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mata Hati: Meraih Kasih Sayang Allah Dengan Ihsan | Berita Populer Lazismu

Gebrakan Baru Surabaya, Dalam 5 Hari Pasien Sembuh Mencapai 742 Pasien

Tanya Jawab Agama: Derajat Hadits Shalat Adalah Mi’rajnya Orang Beriman | Berita Populer Lazismu