Begini Gebyar Pentasyarufan Lazismu Kota Surabaya Di Penghujung Ramadhan | Berita Populer Lazismu

Secara simbolis Lazismu menyerahkan kursi roda kepada putra Ibu Ngatimen. (Dok Lazismu)


LAZISMUSBY.COM-Romadhon 1442 ini terasa penuh berkah bagi para mustahiq. Sabtu, 8 Mei 2021, pk 07.00 Wib  mereka hadir di Masjid Salman Alfarisi Sutorejo memenuhi undangan Lazismu Kota Surabaya untuk menerima berbagai santunan amanat dari para muzakky/donatur.

"Kami bersyukur dapat menunaikan amanat para donatur dengan menyerahkan berbagai santunan, bingkisan, dan sarana yang dibutuhkan para mustahik," demikian sambutan Bp Sunarko, S.Ag, MSI mengawali acara dihadapan para mustahik zakat, infaq dan shodaqoh.

Bapak Suharno adalah salah seorang mustahik penerima bingkisan Romadhon yang hadir sekaligus menerima kursi roda untuk orang tuanya, Bu Ngatinem, 88 th yang menderita lumpuh.

"Terima kasih kami sampaikan kepada Lazismu. Dua hari yang lalu permohonan  kursi roda untuk orang tua saya yang lumpuh saya sampaikan. Alhamdulillah hari ini saya terima kursi roda mewakili orang tua saya, Bu Ngatinem, 88 th yang tinggal di Pacar Kembang 69-D Surabaya. Semoga Alloh membalas dengan pahala sebanyaknya,"  ucap Pak Harno terbata-bata.

Sepuluh kursi roda yang  dibagikan pada acara pentasyrufan tersebut sebagai bagian program tebar 1000 kursi roda Lazismu Surabaya untuk pemberdayaan sahabat disabilitas.

Berbagai bingkisan yang disampaikan pada acara puncak Romadhon Berbagi ini di antaranya meliputi bingkisan dan dana untuk sejumlah guru tahfidl dan  santri penghafal quran, bingkisan  sejumlah anak yatim,  bingkisan untuk penyandang tunanetra dari Pertuni, bingkisan untuk ibu-ibu pendamping TB Aisyiyah, bingkisan perwakilan untuk warga binaan WTC Wonosalam, bingkisan untuk sejumlah pengurus panti, dan para mustahik lainnya. 

Sebanyak 250 paket sembako telah dibagikan, meliputi 50 paket sembako amanat  PELINDO III Surabaya, jika diuangkan sebesar Rp. 8. 150.000.  25 paket untuk Pertuni Surabaya, 60 paket untuk pasien TB Surabaya sinergi dengan PDA, dan 100 paket sembako untuk warga binaan di WTC Wonosalam. 

Acara pentasyarufan diakhiri dengan  penyerahan secara simbolis sebuah Lemari Es/Kulkas dari Ibu Endah Puspandari, Sekretaris Disnaker kepada Panti Asuhan Muhammadiyah Pabean Cantian Surabaya. (Abdul Hakim, pimred Lazismu).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tanya Jawab Agama: Tahlilan Atau Yasinan (Selamatan) Untuk Orang Meninggal Dunia | Berita Populer Lazismu

Tanya Jawab Agama: Zakat Uang Yang Masih di Pinjam Orang Lain | Berita Populer Lazismu

Tanya Jawab Agama: Derajat Hadits Shalat Adalah Mi’rajnya Orang Beriman | Berita Populer Lazismu