Psikologi: Solusi Terbaik Saat Mengalami Stres | Berita Populer Lazismu

 

Mingat S.Psi (Nomor 2 dari Kanan). (Dok Lazismu)


LAZISMUSBY.COM-Islam memandang penting hubungan dengan Allah dalam segala aspek kehidupan manusia. Mengingat, Allah adalah satu-satunya zat yang akan membawa ketenangan sejati dalam diri manusia.

(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram. (Qs Al -Ra'd ayat 38).

Dalam hal ini, Islam mengajarkan untuk memelihara kemurnian iman kepada Allah.

Katakanlah: "Sesungguhnya kamu diperintahkan kan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-nya dalam menjalankan agama" (Qs Al-Zumar ayat 11)

Dengan memurnikan keimanan terhadap Allah, Islam menganggap mencari tuhan lain merupakan dosa besar.

Terangkan padaku tentang orang yang menjadi hawa nafsunya sebagai Tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya? (Qs Al-Furqon ayat 43)

Bangunan-bangunan yang mereka dirikan itu senantiasa menjadi pangkal keraguan dalam hati mereka koma-koma kecuali bila hati mereka itu telah hancur. Dan Allah Maha Mengetahui lagi maha bijaksana. (Qs Al-Taubah ayat 110)

Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam selalu mengajarkan untuk memohonkan ampun kepada Allah jika berada dalam keadaan susah.

"Maukah kamu saya ajarkan kata-kata yang harus diucapkan pada keadaan susah? Katakanlah: tidak ada Tuhan selain Allah, dan tidak ada sekutu baginya." (HR Bukhari)

Stres timbul karena seseorang merasa tidak mampu atau tidak memiliki sumber daya yang memadai untuk mengatasi masalahnya. Dengan memasarkan diri, Allah akan membentuk umatnya dengan cara yang tidak disangka-sangka.

Dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka nya. Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang dikehendakinya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu. (Qs Al-Thalaq ayat 3)

Stress dapat terjadi karena perubahan tertentu dalam hidup. Dalam hal ini, seseorang tidak mampu untuk menyesuaikan diri terhadap rasa kehilangan, baik dalam kejadian besar yang bersifat tiba-tiba, seperti bencana alam atau keindahan hal yang berharga dalam kehidupan seperti kehilangan orang-orang yang dicintai titik dalam ajaran islam, segala harta benda dan kehidupan merupakan milik Allah. Segalanya berasal dari Allah dan kembali kepadanya.

Dan sungguh kami akan berikan cobaan kepadamu, dengan ketakutan, kelaparan, kehilangan harta dan jiwa. Namun berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. Yaitu orang-orang yang Apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan kan "Sungguhnya Kami adalah milik Allah dan kepada-nya lah kami kembali." mereka itulah yang mendapatkan keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhannya, Dan mereka itulah orang-orang yang mendapatkan petunjuk.(Qs Al-Baqarah ayat 155-157)

Stress dapat timbul karena seseorang menghadapi situasi yang menegangkan berulang-ulang, baik karena sesuatu yang sudah diperhitungkan stress kronik atau berupa kejadian sehari-hari yang tak terduga kekuatan hidup, dimana seseorang tidak memiliki penyesuaian diri yang dibutuhkan titik Islam mengajarkan bahwa kehidupan seseorang telah diatur takdirnya. Umat Islam wajib beriman pada nasib Qada dan ketentuannya Qadar. Meskipun wajib berusaha, manusia tidak dapat melakukan kontrol terhadap hal tersebut. Seseorang harus mampu menerima kenyataan dengan jujur dan ikhlas. Dalam hal ini, stress dapat timbul karena seseorang tidak mampu menerima kebenaran atau kenyataan titik menurut ajaran Islam, kejujuran kepada Allah merupakan sesuatu yang penting dilakukan.

Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan Tuhan kami ialah kemudian mereka tetap istiqomah, maka tidak ada kekhawatiran bagi mereka dan mereka tiada pula berdukacita. (Qs Al-Ahqaaf ayat 13)

Ketidakjujuran dapat membuat konflik dalam diri seseorang, antara pikiran dan perasaan. Kebohongan dan konflik dapat mempengaruhi kerja hormon yang menyebabkan perubahan detak jantung, pernapasan, dan membuat tubuh gemetar.

Dalam Islam, terdapat beberapa tata cara yang dapat dilakukan untuk mengingat Allah sebagai alat untuk menyelesaikan masalah. Di antara yang terpenting adalah salat membaca Alquran dan membaca doa. Tatacara ini juga sering dianggap merupakan media untuk berkomunikasi dengan Allah. (Sumber dari Psikologi Kesehatan Islami)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mata Hati: Meraih Kasih Sayang Allah Dengan Ihsan | Berita Populer Lazismu

Gebrakan Baru Surabaya, Dalam 5 Hari Pasien Sembuh Mencapai 742 Pasien

Tanya Jawab Agama: Derajat Hadits Shalat Adalah Mi’rajnya Orang Beriman | Berita Populer Lazismu