Majelis Wakaf Menyerahkan Sertifikat Tanah Masjid Alhakim Kepada PCM Kenjeran | Berita Populer Lazismu

 

Ustadz M Rofiq Munawi menerima sertifikat tanah Masjid Al Hakim di KMC Kenjeran. (Habibie)


LAZISMUSBY.COM  - Majelis Pelayanan Wakaf dan Kehartabendaan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kenjeran Surabaya menyelesaikan kepengurusan sertifikat tanah Masjid Al Hakim yang berada di Jl Sidotopo Wetan Mulia 1 B/ No 14 Kenjeran Surabaya, dan sertifikat diserahkan ke PCM Kenjeran di kantor Kenjeran Muhammadiyah Center Jl Platuk No 141 Kenjeran Surabaya, Kamis (08/04/2021).


Sekretaris Majelis Wakaf PCM Kenjeran Drs Moch Syafi'ie, BA mengatakan, Jadi, pertama kita urus itu pada tahun 2012. "Waktu itu diminta urus ke nama Muhammadiyah, kemudian untuk pelaksanaannya tahun 2013 itu dibuatkan akte ikrar wakaf oleh KUA, kalau sudah ada akte maka kita daftarkan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Surabaya, kita proses jalan," katanya.


"Ada dari Pimpinan Wilayah yang mengurus bidang wakaf ingin tahu berkasnya, datang ketakmir, Takmir minta kesaya agar berkas yang di BPN itu diambil padahal sudah proses, maka saya ambil di BPN saya serahkan Takmir. Ternyata lama ditakmir itu, begitu lama dikembalikan kesaya lagi, setelah saya daftarkan ke BPN aturannya beda lagi, saya harus melengkapi beberapa persyaratan yang ditentukan oleh BPN sehingga prosesnya butuh waktu," tutur dia.


Begitu berapa lama jalan, lanjutnya, ada program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dari Pak Jokowi itu, BPN yang nyuruh saya untuk mencabut, ikut kan PTSL saja, selesainya cepat, gratis tidak bayar, Januari sampai April sudah selesai. Jadi saya ikuti kehendak BPN saya cabut, kemudian saya serahkan dan daftarkan ke PTSL, begitu proses jalan ke PTSL bersama surat-surat yang lain, surat yang lain selesai semua, tetapi surat ini kok tidak selesai, kenapa, ternyata badan hukum itu aturannya berbeda, jadi tidak bisa nanti bicarakan khusus," kata Petugas itu.


"Maka kembalikan saja daftar biasa, sudah saya kembalikan lagi, butuh waktu lama dan juga butuh biaya, aturannya harus ada ijin perubahan peruntukan, harus punya IMB, satu paket dengan masjid maka harus ijin ke 60 warga dan 90 pengguna. Tapi ternyata bisa, namun ada aturan baru lagi BPT tidak bisa, namun akhirnya juga bisa," jelasnya.


Masih kata dia, kemarin saya dipanggil, silahkan diambil, saya pikir bukan ambil sertifikat, saya pikir karena prosesnya permohonan, permohonan itu kan harus ada SK penggunaan hak, tahu-tahu saya bilang ambil SK ternyata yang dikasihkan Sertifikat, beneran sertifikat jadi, saya kira cepat ternyata lambat, saya kira lambat ternyata cepat, sehingga sertifikat tanah Masjid Al Hakim bisa kami serahkan malam ini," tukasnya. (Habibie)


Drs Moch Syafi'ie menyerahkan sertifikat tanah Masjid Al Hakim kepada PCM Kenjeran. (Habibie)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mata Hati: Meraih Kasih Sayang Allah Dengan Ihsan | Berita Populer Lazismu

Gebrakan Baru Surabaya, Dalam 5 Hari Pasien Sembuh Mencapai 742 Pasien

Tanya Jawab Agama: Derajat Hadits Shalat Adalah Mi’rajnya Orang Beriman | Berita Populer Lazismu