Lentera Hati: Produktif Di Bulan Ramadhan | Berita Populer Lazismu

 

Ustadz M Khoirul Anam, M.Pd.I. (Dok Lazismu)


PRODUKTIF DIBULAN RAMADAHAN


Bulan Ramadhan adalah bulan yang paling mulia, harinya adalah hari yang paling menyenangkan, orang – orang sholeh merasakan kerinduan yang amat mendalam kepada Ramadhan karena ia jarang berkunjung, lama menghilang, dan ia datang dengan kerinduan, ia bersuara kembali setelah lama berpisah.

Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh dan syarat dengan aktifitas untuk meraih keridhoan Allah SWT, Betapa Rasulullah dan para sahabat sangat sibuk dengan berbagai aktifitas di bulan Ramadhan, mulai berdakwah, membimbing umat, mengkader generasi islam bahkan kemenangan dalam pertempuran dengan orang-orang kafir Qurays dan musuh-musih Islam justru pada bulan Ramadhan, Menurut Ibnu Qoyyim Al-Jauziyyah, bertutur diantara arahan-rahan Rasulullah ketika bulan Ramadhan adalah : Memperbanyak ibadah diantaranya memperbanyak infaq, shodaqoh, memperbanyak kebajikan kepada sesama  manusia, sholat, dzikir dan beri’tikaf mengkaji al - Qur’an. Dan lain-lain.

Hadirnya bulan Ramadhan akan membawa spirit tersendiri bagi orang-orang yang pandai menangkap peluang bukan saja dalam urusan Ibadah (Akhirat) tapi juga urusan bisnis dan kerja (dunia). Untuk urusan dunia, biasanya saudara-saudara kita non muslim yang jauh lebih produktif, mereka akan kerja All-out untuk mendapat keuntungan yang besar dari moment Ramadhan dan Iedul Fithri. Maka, disinilah kita bisa melihat  bagaimana geliat pasar-pasar modern di kota-kota. sungguh sangat luar biasa. aneka produk dan jenis makanan, pakaian, aksesoris–aksesoris pendukung Ramadhan dan Iedul fithri terpajang lengkap ditoko-toko  menggoda orang-orang yang sedang lewat. apakah disana tidak ada umat Islam? Tentu ada, tapi jumlahnya minoritas.

Kita memang terkadang kalah dalam urusan dunia, tapi jangan sampai kita kalah dalam urusan akhirat. Karena agama yang kita yakini (Islam) adalah agama satu-satunya yang paling benar, dan siapa saja yang memilih agama selain Islam maka ia termasuk orang-orang yang merugi dunia dan akhirat. Ramadhan mengajarkan kepada kita untuk selalu produktif dalam beribadah dan bekerja. Rasulullah SAW dan para sahabat telah mencontohkan itu. para ulama banyak yang sukses dalam karier penulisan ilmiahhya pada bulan Ramadhan. Negara kita sukses menjadi negara yang merdeka itu terjadi di bulan Ramadhan. Ingat! orang yang cerdas saat bulan Ramadhan adalah ibadahnya bertambah meningkat dan produktif dalam berkarya.

Ada hal yang menggelitik saat bulan Ramadhan tiba, yakni waktu bekerja menjadi pendek. dan ini terjadi di semua lembaga atau intansi baik swasta maupun negeri (Pemerintah). Kita melihat waktu pelayanan pada masyarakat banyak yang diperpendek. itu pun terjadi di hampir semua pusat pemerintahan mulai kelurahan – pusat. Tak terkecuali juga di lembaga pendidikan. Dengan alasan agar bisa konsentrasi ibadah selama puasa, maka jam-jam kerja di kurangi. Kita pun bisa menerima alasan ini. Dan mudah-mudahan kita benar-benar bisa memanfaatkan waktu yang terkurangi tersebut dengan memaksimalkan ibadah, bukan memaksimalkan tidur.

Puasa Ramadhan adalah musim ibadah dan musim panen pahala. Karenanya, melayani masyarakat, mendidik siswa juga ibadah, dan pahalanya juga sangat luar biasa besarnya. Dan di jaman dulu, Rasulullah SAW dan para sahabat tak pernah mengurangi jam dalam berdakwah, tak pernah memendekkan aktifitas membimbing umat! Bahkan saat Ramadhan beliau All-out mengerahkan segala kekuatan dan kemampuannya untuk mendapatkan sebanyak-banyaknya pahala mumpung Panen pahala dibulan Ramadhan. 

Ketika ramadhan tiba, Rasulullah SAW tetap produktif dan energik dalam beribadah. beliau tak pernah lemes, dan loyo dalam beraktifitas, bahkan perang dijaman Rasulullah justru terjadi saat puasa. Kita juga bisa bercermin kepada saudara-saudara kita, yang terbiasa puasa sunnah Daud ataupun puasa Senin-Kamis tatkala diluar Ramadhan. Mereka kerjanya tidak pernah paroh waktu tapi tetap Full Time. Pekerjaannya pun terlaksana tidak tersendat dan tetap Produktif, mereka sedikitpun tak terganggu dengan aktifitasnya meskipun puasa. bahkan puasa sunnah boleh dibilang godaannya lebih berat dari pada puasa Ramadhan. Karena ketika puasa mereka tidak banyak teman, yang lain bisa makan dan minum. ia sendiri masih bekerja (bertambah produktif). Sedangkan puasa Ramadhan dilakukan oleh seluruh orang-orang yang beriman.

Bulan Ramadhan telah hadir membersamai kita. Mari kesempatan yang berharga ini digunakan dengan sebaik-baiknya. Jangan karena merasa sudah puasa lalu kendur aktifitas. Wong bejo iku ketika puasa tetap produktif. Ibadahnya bertambah meningkat dan pekerjaannya bertambah maksimal dan sukses!. Bukankah kita tahu bahwa Allah telah membentangkan rahmatnya, maghfirohnya, Do’a terijabahi, semua amal ibadah nilainya sangat tinggi nan agung dan dilipat gandakan olehnya. “Wallahu A’lamu Bis-showab “

SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA 1442 H


Pencerahan :

Orang yang berpuasa memang termasuk manusia yang paling unggul dalam kecepatan mencapai kebajikan, cepat ke surga, jauh dari api neraka, buku catatannya pun sarat dengan kebaikan, maka engkau layak mendapat ucapan selamat dari Tuhanmu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tanya Jawab Agama: Tahlilan Atau Yasinan (Selamatan) Untuk Orang Meninggal Dunia | Berita Populer Lazismu

Mata Hati: Meraih Kasih Sayang Allah Dengan Ihsan | Berita Populer Lazismu

Tanya Jawab Agama: Derajat Hadits Shalat Adalah Mi’rajnya Orang Beriman | Berita Populer Lazismu