Pengantar Redaksi: Marhaban Romadhon Mubarok | Berita Populer Lazismu

 

MARHABAN ROMADHON MUBAROK

Para aghniya dan donatur yang dirahmati Alloh.  Alhamdulillah, bulan Romadhon kembali hadir menjemput kita. Mari kita sambut dengan penuh suka cita. Marhaban ya syahrul mubarok. Syahrul maghfiroh. Bulan penuh rahmat. Bulan berpendar cahaya pencerahan. bulan penuh cinta dan kasih sayang. Bulan penyehatan jasmani-ruhani. Bulan silaturahim. Bulan konsolidasi umat. Bulan yang menawarkan  kebajikan seribu bulan. Bulan penuh bonus ampunan.  

Selama sebulan mendatang, di masa krisis social, ekonomi, politik dan hukumdan pendidikan ini, Insyaa Alloh kita akan kembali bersama menunaikan ibadah spesial yang menawarkan banyak keutamaan dan keistimewaan. 

Dalam Alquran Surat Albaqoroh 183 Alloh menegaskan ibadah puasa ini wajib  untuk  mukmin.  “Wahai orang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa, sebagaimana telah diwajibkan bagi generasi sebeelummu, agar kalian meraih ketakwaan,”

Ketaqwaan adalah level, status, martabat tertinggi. “Sungguh yang paling mulia di antara kalian di sisi Alloh adalah yang paling taqwa di antara  kalian,” QS Alhujurot 13. Ketakwaan itu indikatornya adalah ketaatan kepada Alloh dan Rosul-Nya. Keikhlasan untuk mau diatur Islam sepenuhnya. Kesiapan untuk menjalankan hukum-hukum-Nya dalam kehidupan nyata. Ketakwaan adalah buah manis atas ikrar mukmin dalam sholat lima waktu, “Sungguh sholatku, baktiku, hidup dan matiku hanya untuk Alloh Robbil ‘alamin.” QS Al-An’am 162.

Ketaqwaan adalah janji Alloh ketika seorang mukmin memenuhi seruan ber-Islam sepenuhnya. “Wahai mukmin, masuklah ke dalam Islam sepenuhnya, dan jangan mengikuti rekayasa setan. Sungguh  setan itu musuhmu yang nyata.” QS Albaqoroh 208. Ber-Islam kaffah itu berarti mengamalkan nilai-nilai aqidah, syariah, dan akhlaq dalam ruang privat dan ruang publik. Berislam di ranah ibadah ritual dan social.  Ber-Islam di mana pun dan kapan pun kita berada. Ber-Islam saat menunaikan amal hablun minalloh dan hablun minannas secara simultan, tanpa terpisahkan,  baik dalam ranah ibadah vertikal mupun horizontal dalam ekonomi, politik, hukum, pendidikan, budaya, kepemimpinan, dan dimensi kemanusiaan lainnya. Untuk membangun kemaslahatan semesta. Rohmatan lil ‘alamin.

Maka, inilah bulan mulia saat terbaik bagi kita, orang beriman agar segera bermunajad,  bermuhasabah, introspeksi atas perjalanan keislaman kita. Saat terbaik memperbaiki ketaatan dalam menjalankan amanat sebagai Abdullah dan sebagai khalifah-Nya. Saat terbaik untuk meraih energy dan pencerahan spiritual, emosional, intelektual, maupun social. Saat terbaik membangun persatuan umat. Saat terbaik membangun kepedulian kemanusiaan sepenuhnya. Saat terbaik berkontribusi demi izzul Islam wal muslimin. (Abdul Hakim, Pimred}

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tanya Jawab Agama: Tahlilan Atau Yasinan (Selamatan) Untuk Orang Meninggal Dunia | Berita Populer Lazismu

Mata Hati: Meraih Kasih Sayang Allah Dengan Ihsan | Berita Populer Lazismu

Tanya Jawab Agama: Derajat Hadits Shalat Adalah Mi’rajnya Orang Beriman | Berita Populer Lazismu