Lentera Hati: Sholat Menjadi Penolong | Berita Populer Lazismu

 

Ustadz M Khoirul Anam, MPdI (Dok Lazismu)

Sholat Menjadi Penolong

Masih teringat dalam catatan sejarah annabawiyah tentang sosok agung berbudi pekerti, sahaja dalam hidup dan tegas dalam ketaukhidan dialah Rasulullah Muhammad SAW. saat mi’roj menghadap Allah  Al-Mutakabbir untuk menerima perintah Sholat lima waktu, beliau menerimanya dengan suka cita karena akan memberi oleh-oleh yang sangat berharga sepanjang kenabiannya. Dan oleh – oleh  ini merupakan anugerah terbesar yang diperuntukkan untuk umatnya. Karenanya jangan sampai di abaikan. Rasulullah Al-Musthofa ini juga menegaskan bahwa sholat adalah sarana untuk naiknya jiwa mukmin menghadap Allah SWT. Pada saat sholat, jiwa manusia akan merasakan getaran-getaran kekuatan nur Ilahi laksana aliran listrik yang menghantarkan cahaya, kemudian menjadi penerang pada diri dan sekitarnya. Saat inilah seorang hamba akan merasakan kekhususan sebagai seorang hamba yang akan mampu melepaskan diri dari belenggu-belenggu amarah dan ikatan-ikatan nafsu, sehingga jiwanya di penuhi dengan ketundukkan dan ketentraman kepadanya.

Secara psikologis, sholat merupakan keadaan yang sangat dekat dengan Allah SWT, dari sinilah akan hadir kesadaran yang tinggi akan kehadirannya. Pada momen inilah seorang hamba yang sholeh akan segera mencurahkan segenap perhatian dan pikirannya untuk bersambung rasa dengan Tuhan-Nya.

Sungguh sangat dahsyat efek yang akan timbul ketika jiwa sudah menyatu dengan Allah melalui sholat. Tidak satupun kekuatan yang dapat mengalahkannya. Karenanya tidak heran bila sahabat Ali bin Abi Tholib RA, memilih waktu sholat ketika hendak mencabut anak panah dari tubuhnya. Juga tak heran ketika Al- Faruq Umar Bin Khottob RA, tak begitu merasa sakit ketika tubuhnya ditusuk berkali-kali dengan pisau yang tajam oleh abu Lu’luah al Musyriqun. Itu berarti jiwa meraka sudah menyatu (Khusyu’) dalam kelezatan beribadah sehingga mampu meredam rasa sakit yang luar biasa. Subhanallah.

Sholat adalah ibadah khusus yang diberikan kepada Allah SWT kepada manusia, sholat menjadi kwajiban yang utama sehingga pelaksana atas kewajiban ini menjadi kunci keselamatan seseorang bukan saja di alam dunia tetapi juga di alam barzah dan di hadapan Mahkamah Allah. Sholat juga merupakan media kemunikasi seorang hamba dengan kholiqnya. Ibadah inilah yang diwasiatkan oleh Rasulullah SAW kepada umatnya hingga detik-detik akhir hayatnya. Sesungguhnya sholat bukan sekedar pengabdian diri seorang hamba, tapi sholat dapat dijadikan sebagai media mencari solusi atas berbagai masalah kehidupan dan berbagai penyakit umat.

Ibnu Qoyyim al-Jauziyah pernah bercerita bahwa ada seseorang laki-laki ahli ibadah yang di cegat oleh seorang perampok di salah satu jalan di Syam. Perampok itu menghentikan langkah-langkah laki-laki ini dan akan membunuhnya. Laki-laki tersebut akhirnya meminta kepada si perampok untuk melaksanakan sholat dua  rokaat. Maka berdirilah ia dan mulai mendirikan sholat. Pada saat itulah ia teringat sebuah firman Allah “ atau siapakah yang memperkenankan (do’a) orang yang dalam kesulitan bila dia berdoa kepadanya “ dia membacanya tiga kali, maka saat itu turunlah malaikat dari langit membawa pedang dan dengan pedang itu ia membunuh perampok tersebut. Malaikat itu berkata, “aku adalah utusan dzat yang memperkenankan do’a orang yang dalam kesulitan.” 

Dalam kehidupan sehari-hari manusia tak luput dari godaan dan ancaman dari luar dirinya, sehingga diperlukan pagar betis yang kokoh. Apabila seorang hamba dalam kegalauan dan kesulitan maka bersegeralah menuju sholat. Karena sholat ini juga merupakan benteng kokoh yang tak mudah tertembus, Rasulullah SAW sendiri sebagaimana diceritakan oleh Ibnu hajar dalam bukunya “Fathul Bari“. Pernah dalam perjalanan ke Mesir di kepung segerombolan penjahat, maka seketika itu beliau berdiri mendirikan sholat, Dan Allah pun memberikan jalan keluar.

Betapa dengan sholat segalanya akan di mudahkan. kesulitan akan di hilangkan, kegalauan akan di singkirkan,   bila dalam bahaya maka dia (Allah) akan menyelamatkan. “ wahai orang-orang yang beriman, jadikanlah Sabar dan sholat sebagai penolongmu  “(Al-Baqoroh : 153). Dan  siapa saja yang bersikeras untuk sabar dalam menjalankan sholatnya, maka berilah kabar gembira dengan fajar yang merekah, kemenangan yang nyata dan pertolongan yang dekat. Sholat adalah sebaik-baik penolong dalam setiap kesulitan, ia terbang tinggi di kaki langit yang tinggi dan membawa ruh menuju angkasa penuh cahaya dan kemenangan.

Karenanya, betapa afdolnya ibadah sholat. Sesungguhnya amal yang terbaik dan mempunyai nilai paling tinggi di hadapan Allah adalah sholat. Sholat adalah tiang agama, sholat menjadi penentu kadar keimanan  seseorang, sholat  adalah cahaya orang beriman, sholat adalah panji Islam, sholat adalah lokomotifnya ibadah dan penentu semua amal kabajikan. Untuk itu marilah kita menuju sholat.  Wallahu ‘Alamu Bish-Shiwab. “

 

Pencerahan :

Sholat adalah sebaik-baik penolong  dalam setiap kesulitan. Ia terbang  tinggi bersama jiwa di tepi kaki langit yang tinggi dan membawa ruh menuju angkasa penuh cahaya dan kemenangan.

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tanya Jawab Agama : Hukum Membayar Zakat Secara Online | Berita Populer Lazismu

Tanya Jawab Agama: Tahlilan Atau Yasinan (Selamatan) Untuk Orang Meninggal Dunia | Berita Populer Lazismu

Tanya Jawab Agama: Zakat Uang Yang Masih di Pinjam Orang Lain | Berita Populer Lazismu