Lazismu Harus Kuat, Amanat Dan Kredibel | Berita Populer Lazismu

 

Prof Haidar Nashir 

“LAZISMU HARUS KUAT, AMANAT, DAN KREDIBEL”

Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si.

Alhamdulillah, kita bersyukur Muhammadiyah telah memasuki usia ke-108, dengan berbagai prestasi nasional maupun internasional,    baik dalam bidang keagamaan, dakwah amar makruf dan nahi munkar, serta  prestasi dalam bidang pendidikan, iptek, kesehatan,  dan berbagai layanan social lainnya. Kita memang harus terus bersinergi  mengaktualisasikan segenap potensi sumber daya yang kita miliki demi merespon tuntutan dan tantangan  zaman, khususnya di era milenia yang menuntut kesiapan seluruh potensi, terutama penggunaan teknologi informasi, khususnya teknologi digital secara maksimal dan optimal. Tentu, kita harus merespon   keniscayaan  ini  dengan cerdas berbasis nilai-nilai spiritual Islam. Terlebih di masa musibah global pandemi Covid 19 yang menimpa dan mengguncang dunia. Sebagai elemen bangsa, Muhammadiyah telah dan akan terus memainkan peran sinergisnya secara signivikan, sebab  peran-peran dakwah, pendidikan, kesehatan dan social itu merupakan amanat dan tuntutan Islam sebagai agama rahmatan lil alamin.

Saya bersyukur hari ini dapat hadir pada Rakernas 2021 Lazismu yang dilaksanakan secara virtual atau daring. Saya sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta dan pengurus Lazismu baik pusat maupun daerah yang hadir dan dengan antusias menyimak seluruh rangkaian acara Rakernas ini, meskipun melalui meeting zoom. Apresiasi ini juga saya sampaikan setelah memperhatikan betapa dalam kurun waktu empat tahun terakhir ini, Lazismu kian tumbuh dan berkembang lebih pesat secara nasional. Tentu di masa pandemic ini khususnya, kita harus tetap melaksanakan protocol kesehatan. Kita semua harus secara proaktif berikhtiar, saling membantu, sambil terus bersabar, berharap  dan berdoa semoga musibah pandemic ini segera berlalu, dan kita menjadi umat dan bangsa yang kuat iman, imun, dan aman, serta konsisten beramal salih.

Kita semua berharap, Lazismu sebagai elemen persyarikatan, terus bersinergi dengan seluruh majelis dan ortom dalam mewujudkan dan merawat semangat Alma’un sebagai semangat pembebasan dan pemberdayaan umat. Semangat Alma’un adalah pesan provetik  agar sebagai muslim selain menunaikan kewajiban ibadah ritual, kita semua berikhtiar menunaikan peran social menjadi muzakky, menunaikan peran filantropis melalui manajemen pemberdayaan zakat, infak, dan shodaqoh. Islam memang mengajarkan bekerja keras, cerdas, gigih, dan kuat iman dan ekonomi. Menjadi umat yang kaya tetapi selalu berbagi tentu lebih mulia dan terhormat. Islam melarang  pemilikan harta dengan cara semata menimbun, apalagi rakus, dholim, kikir, dengki, apalagi dengan cara merampas hak orang lain, khususnya fakir miskin. Terlebih di saat dunia, khususnya Indonesia tengah  dilanda krisis multi dimensi seperti sekarang, lapangan kerja menyempit, pengangguran terus meningkat. Maka kita harus membangun kesadaran dan kepedulian dalam memecahkan problem-problem social dengan cara terus melakukan dakwah penyadaran agar umat Islam, khususnya warga Muhammadiyah selalu berikhtiar  menjadi muzakky, menjadi lebih dermawan.

Karena itu peran Lazismu sebagai lembaga zakat, iinfak, dan sodaqoh berskala nasional menjadi sangat strategis untuk  terus meningkatkan profesionalitas manajemennya agar terus tumbuh, kuat, dan kredibel dalam menjalankan amanat yang dipercayakan. Melalui pembedayaan zakat, infak dan shodaqoh, Lazismu harus terus mendorong kesadaran social umat demi terwujudnya kehidupan yang berkeadilan dan mensejahterakan.

Negara memang harus hadir mewujudkan tanggung jawab social bagi seluruh rakyat agar tercipta kehidupan yang adil, terlebih ketika kesenjangan social berupa kemiskinan, keterbelakangan, dan keterpurukan kian dirasakan bersama. Karena itu Negara harus diisi oleh orang-orang yang amanat, mewujudkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Selamat mengikuti  Rakernas Lazismu 2021 kepada seluruh pengurus dari pusat hingga daerah seluruh Indonesia, serta peserta dari Malaysia, Jepang serta perwakilan PCIM lainnya. Semoga sukses dan Alloh selalu meridhoi kita semua. (Dirangkum melalui meeting zoom oleh Abdul Hakim, Lazismu Surabaya)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gebrakan Baru Surabaya, Dalam 5 Hari Pasien Sembuh Mencapai 742 Pasien

Wali Kota Surabaya Minta Gubernur Jawa Timur Akhiri PSBB Surabaya | Berita Populer Lazismu

Mata Hati: Meraih Kasih Sayang Allah Dengan Ihsan | Berita Populer Lazismu