Dunia Pendidikan: Sekolah Keberbakatan Berbasis Area | Berita Populer Lazismu

 

Drs Sudarusman (Dok. Lazismu)


Sekolah Keberbakatan Berbasis Area


“Muhammadiyah Boarding Area Sport Art and Science SMA Muhammadiyah 10 Surabaya yang di singkat MBA Spartans SMAM-X”- Tidak sedikit masyarakat yang belum memahami sistem pendidikan yang dipergunakan yaitu menyesuaikan passion siswanya. Terlepas dari ketidakpahaman masyarakat sistem pendidikan sekolah keberbakatan SMAM-X, sekolah secara terencana dan terprogram mensosialisasikan terus menerus dengan harapan memahamkan masyarakat bahwa SMA Muhammadiyah10 Surabaya tidak hanya fokus pada transfer pengetahuan saja, namun lebih fokus pada life skill yang mencakup semua kecakapan yang diperlukan untuk menggapai kesuksesan hidup. Bahkan SMAM-X juga menerapkan pembelajaran berbasis area, dengan harapan mampu memfasilitasi siswanya yang memasuki usia dewasa utama. SMAM-X tidak hanya menggunakan satu gedung dalam melakukan proses pembelajaran di kelas, tapi menggunakan lima gedung dengan sebutan Class Area yakni Class Area Putra 1, Class Area Putra 2, Class Area Putra 1 Class Area Putra 2 dan Class Area Internasional yang ada di Mall BG Junction Surabaya.


Dengan keberadaan class area tersebut, cara pandang mengenai sistem pendidikan dan paradigma pendidikan sekolah keberbakatan SMAM-X yang lebih fokus pada kecakapan hidup, tanpa mengabaikan pengetahuan umum. Alasannya, karena siswa-siswa SMA rata-rata memasuki usia pertengahan dan akhir remaja berada diperbatasan menjadi manusia dewasa yang mandiri. Dengan konsep pembelajaran berbasis area tersebut SMAM-X tumbuh sangat fantastis, tidak hanya jumlah siswanya yang sudah mendekati 800 siswa ditahun ke enam, tapi pengembangan asetnya juga berbanding lurus dengan jumlah siswanya. Sebuah lembaga pendidikan yang baru enam tahun berdiri, berada di tengah kota, dan sarat dengan kompetitor tetapi mampu bersaing. Dalam persaingan SMAM-X tidak hanya mengandalkan fasilitas saja, namun lebih fokus pada karya inovatif yang unik tapi juga menarik, seperti adanya komunitas Kelas Olahraga, Talent Exsekutif Class, Fasaha Balaghah Al-Quran, Sunday School, Sains tauhidtik dan Program khusus sekolah inklusi SPAH SMAM-X. Boleh dikatakan bahwa sekolah keberbakatan SMAM-X memiliki produk unggulan yang sangat berbeda dengan sekolah-sekolah pada umumnya.


Produk-produk unggulan yang dimiliki oleh sekolah keberbakatan SMAM-X hampir rata-rata bergerak perlahan tapi pasti. Mereka melangkah seiring dengan posisioning sekolah yang dihuni oleh anak-anak berbakat yang penuh daya pikat. Inilah yang merupakan salah satu strategi yang membuat brand image sekolah keberbakatan dengan pembelajaran berbasis area semakin dipahami oleh banyak masyarakat dan pada akhirnya diminati dan dipercaya oleh masyarakat. Bahkan sudah mulai merambah masyarakat di luar provinsi Jawa Timur, hingga memasuki usia tahun ke 6, sudah ada beberapa siswa boarding yang dari Pontianak, Tanggerang serta daerah lain. Sementara di provinsi Jawa Timur sudah mulai merata keberadaan siswa-siswi sekolah keberbakatan. Meskipun sarana dan prasarana belum seratus persen tersedia, tetapi percepatan penyediaan sarana terus dilakukan, dengan harapan akhir tahun 2021 akan menjadi tahun go internasional. Diharapkan di tahun ajaran 2021-2022 akan menjadi sejarah bagi berlangsungnya sekolah keberbakatan dengan pembelajaran berbasis area. 


Investasi lahan pada umumnya dilakukan untuk mengoptimalkan pelayanan terhadap pelanggan, juga mempersiapkan sebagai sekolah ideal dengan luas lahan 2000 meter persegi lebih, namun juga berisiko kestabilan arus kas lembaga. Namun, bila sekolah mampu melakukan dengan perencanaan yang kalkulatif serta mampu menangkap dan mencipta peluang, maka kemungkinan untuk resiko yang akan sekolah hadapi lebih kecil. SMAM-X hingga saat ini mampu melakukan investasi pengembangan aset dengan baik, sehingga terwujudnya pendidikan berbasis area. Meskipun dalam beberapa hal dalam investasi pernah mengalami kegagalan, akan tetapi buktinya hingga saat ini sekolah keberbakatan SMAM-X benar-benar menjadi sekolah ideal yang memiliki lahan sesuai dengan ketentuan minimal 2000 meter persegi.


SMAM-X sejak awal berdiri tahun 2014 sudah konsisten untuk mewujudkan sekolah berbasis area, walaupun diawali dengan class area SMAM-X putra 1 dengan luasan 500 meter persegi. Perjuangan merealisasikan konsep berbasis area bukan tanpa kendala, dari disuruh berhenti membangun karena tidak memiliki ijin mendirikan bangunan hingga siswanya disuruh marjer oleh dinas pendidikan kota Surabaya. Lagi-lagi saya tetap konsisten mewujudkan sekolah keberbakatan berbasis area.


Mengapa saya tetap ngotot mempertahankan konsep sekolah keberbakatan berbasis area? Karena saya memiliki keyakinan yang sebaliknya. Kalau dinas kota saat itu, takut karena sekolah berada di tengah kota dan berada tidak jauh dengan sekolah-sekolah favorit yang semuanya berada di surabaya pusat dimana SMAM-X berada. Saya tidak sependapat, karena keberadaan SMAM-X tidak ada hubungannya dengan sekolah-sekolah yang ada di daerah Surabaya pusat. Sebab konsep SMAM-X benar-benar berbeda dan SMAM-X memilik segmentasi sendiri. Dan kenyataannya hingga saat ini, SMAMX dengan konsep sekolah keberbakatan berbasis area terus tumbuh dan berkembang semakin dikenal dan diminati masyarakat.      


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gebrakan Baru Surabaya, Dalam 5 Hari Pasien Sembuh Mencapai 742 Pasien

Wali Kota Surabaya Minta Gubernur Jawa Timur Akhiri PSBB Surabaya | Berita Populer Lazismu

Mata Hati: Meraih Kasih Sayang Allah Dengan Ihsan | Berita Populer Lazismu