Pengantar Redaksi: Berbahagialah Para Muzakky dan Donatur Lazismu | Berita Populer Lazismu

 

Abdul Hakim, MPdI 


LAZISMUSBY.COM 

BERBAHAGIALAH PARA MUZAKKY/DONATUR LAZISMU !

Donatur Lazismu yang dimuliakan Alloh swt. Jika kita menyimak pesan Alquran dan hadits mutawatir tentang tugas manusia, maka ada dua pokok tugas yang harus kita tunaikan. Pertama,  tugas memenuhi kewajiban hablun minalloh. Kedua, tugas memenuhi kewajiban hablun minannas. Kedua tugas itu satu ikatan tak terpisahkan. 

Tugas pertama adalah menjadikan hidup bernilai ibadah. taat, tunduk dan berserah diri pada aturan atau irodah Alloh. Manusia itu sejatinya adalah abdullah. Hamba yang harus mengabdikan diri hanya kepada Alloh.  “Tidak Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk mengabdi kepada-Ku!” demikian firman-Nya dalam Surat Adz-Dzariyat 56. Bagi seorang mukmin, aktivitas apa pun bisa bernilai ibadah. Surat Al-An’am 162 adalah ikrar seorang muslim, “Sungguh sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanya untuk Alloh, robbul ‘alamin.” 

Setidaknya 17 kali ikrar pengabdian itu harus diulang setiap muslim dengan penuh kesadaran dalam lima kali sholat fardu. “Hanya kepada-Mu kami mengabdi, dan hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan.” Tentu ibadah, pengabdian, atau ketaatan itu begitu luas. Pengabdian dalam bentuk menunaikan Rukun Islam atau menunaikan ketaatan itu dalam ranah kehidupan ekonomi, social, hukum, politik, pendidikan, dan lainnya. 

Tugas kedua adalah menjadikan hidup bernilai kemanusiaan, atau kesemestaan. Dalam Surat Al-Anbiya 107, Alloh berfirman, “Dan tidaklah Kami mengutusmu, kecuali untuk menjadi rahmat bagi semesta alam.” Rosululloh sendiri bersabda, “Sebaik-baik manusia adalah yang banyak memberi manfaat bagi manusia.” 

Sebagai muslim, kita bisa menebar manfaat dengan harta, pikiran, tenaga, senyum, dan doa. Tidak mengganggu, mengambil, apalagi merusak hak orang lain adalah bentuk kebajikan lainnya yang nilai manfaatnya pasti sangat besar, bahkan bisa berlipat. 

Menyisihkan materi atau harta yang kita sayangi untuk kita serahkan kepada yang berhak (fakir, miskin, amil, muallaf, budak, ghorim, sabilillah atau ibnu sabil), atau untuk mewujudkan kehidupan ekonomi, social, politik, hukum, keamanan, pendidikan, ilmu  pengetahuan dan teknologi agar tercipta keadilan  dan kesejahteraan umat adalah  kebajikan  atau amal salih yang mendatangkan pahala dan kemuliaan di dunia dan di akhirat.

Ya, dalam diri seorang muslim memang harus ada gairah terus menerus menunaikan keduanya. Hablun minalloh dan hablun minannas. Zakat, infaq dan shodaqoh yang ditunaikan  dengan ikhlas tentu memenuhi dua kewajiban itu. Alloh pasti membersihkan dan mensucikan diri dan hartanya. Alloh  mengampuni dosa-dosanya, serta menganugerahkan sorga. Alloh memuliaan mereka di dunia dan di akhirat. Berbahagialah muslim yang menunaikan ZIS dengan cinta.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gebrakan Baru Surabaya, Dalam 5 Hari Pasien Sembuh Mencapai 742 Pasien

Wali Kota Surabaya Minta Gubernur Jawa Timur Akhiri PSBB Surabaya | Berita Populer Lazismu

Dunia Pendidikan: Goblok Nggak Opo-Opo |Berita Populer Lazismu