Dunia Pendidikan: Efisiensi Serta Efektivitas | Berita Populer Lazismu

 

Sudarusman, ST

LAZISMUSBY.COM 

Efisiensi serta Efektivitas

Hampir setiap sekolah mengedepankan efisiensi dan efektivitas dalam mencapai target atau sasaran yang telah ditetapkan untuk dicapai. Begitu juga dengan sekolah keberbakatan Muhammadiyah Boarding Area Sport, Art and Science SMA Muhammadiyah 10 Surabaya. Tentu saja apa yang dilakukan oleh SMAM-X selama ini bukan tanpa hambatan dalam melakukan peninjauan, namun ada pola pendekatan psikologis yang sudah lama dijalankan sehingga pengawasan berlangsung dengan baik, tidak ada satu pun yang terbuang dengan percuma dan segala rencana hampir tepat sasaran. Ini semua karena adanya keberanian tim evaluasi yang dimiliki sekolah dalam melakukan analisis, sehingga dengan cepat bisa ditemukan keberadaan manajemen yang dianggap tidak mendukung percepatan. Artinya jangan sampai ada keberadaan manajemen, yang justru menghambat tujuan yang akan dicapai. Inilah yang selama ini dilakukan di sekolah keberbakatan SMAM-X, sehingga hampir setiap saat terjadi rotasi kepemimpinan yang berdampak positif terhadap tumbuh kembang sekolah.


Bagi sekolah yang tidak mengedepankan efisiensi dan efektivitas sering terjebak pada situasi pemborosan energi atau adanya pengeluaran keuangan yang tidak berbanding lurus dengan produk yang dihasilkan. Jika itu terus menerus terjadi, tidak ada keberanian melakukan analisis, maka sekolah akan kehabisan waktu dan energi serta pengeluaran uang yang sia-sia, padahal jika diantisipasi penghematan keuangan akan bisa terjadi. Tidak hanya dari sisi manajemen saja yang perlu dikontrol atau dilakukan analisis, kompetensi yang dimiliki oleh sumber daya manusia (SDM) sekolah juga harus mengedepankan efisiensi dan efektivitas, karena keberadaan SDM memiliki kontribusi besar atau pengaruh terhadap tumbuh kembang sekolah juga stabilitas keuangan.


Salah satu contohnya adalah adanya karyawan yang memiliki keahlian tertentu, namun mereka tidak mendapatkan tugas yang sesuai dengan karakteristiknya, sehingga akan menghambat percapaian karya juga kualitasnya. Tidak hanya itu, keberadaan kemajuan teknologi juga harus dimanfaatkan dengan baik, misalnya saat awal berdirinya SMAM-X sistem penggajian masih dengan cara manual, namun sekarang sistem penggajian sudah sistem online. Saat ini sudah saatnya manajemen sekolah berbasis online atau digitalisasi. Hanya dengan beberapa klik uang sudah pindah dari satu rekening kepada rekening lain. Alasan sekolah keberbakatan SMAM-X menggunakan sistem penggajian online ini adalah untuk mengedepankan efisiensi dan efektivitas.


Bagi sekolah baru SMAM-X yang memiliki target tinggi yang tidak kecil nilai keuangannya, tentu butuh strategi yang bagus untuk meraihnya. Tidak cukup hanya mengedepankan efisiensi dan efektivitas, saat melakukan investasi benar-benar dipertimbangkan khususnya pembiayaan. Setelah dihitung-hitung cukup, baru melakukan investasi pengembangan lahan. Hampir setiap pelaksanaan investasi sekolah keberbakatan SMAM-X selalu melalui tahapan-tahapan penilaian diawali legalitas aset, besar pembiayaan, komunikasi dengan persyarikatan Muhammadiyah, baru dilakukan transaksi di depan notaris. Secara keseluruhan, proses administrasi tetap dilakukan namun tetap mengedepankan efisiensi dan efektivitas.


Untuk mendukung kebijakan tersebut, tidak jarang sekolah melakukan rotasi dari mulai guru hingga wali kelas serta koordinator. Tidak berhenti sampai disitu, demi efisiensi dan efektifitas sekolah juga menata penggunaan listrik dan air. Langkah yang dilakukan SMAM-X ini ternyata mampu menurunkan pembiayaan 10 hingga 15 juta per bulan. Sekolah juga pernah menjual aset yang kurang menguntungkan dan kurang produktif dan hasilnya diinvestasikan lagi dengan aset yang memiliki produktivitas tinggi.


Tidak hanya itu, pada masa musibah pandemi COVID-19 tepatnya awal bulan April 2020 dan untuk menyelamatkan manajemen keuangan, sekolah mengambil kebijakan mengajukan penundaan pembayaran angsuran pada Bank Muamalat KC Surabaya-Mas Mansyur serta mengurangi persediaan kamikel dan menunda pembayaran dana kontribusi persyarikatan. Semua itu dilakukan dengan harapan manajemen sekolah bisa menghemat pengeluaran dan lebih banyak menabung atau menyimpan dana persediaan hingga bulan Desember 2020, sesuai dengan perkiraan pemerintah, bahwa musibah COVID-19 akan kembali normal antara bulan Desember-Januari 2021.


Selain memangkas biaya yang tidak perlu, sekolah keberbakatan SMAM-X juga memangkas habis biaya-biaya yang tidak mendesak seperti uang pembangunan, biaya rapat dan biaya transportasi, serta biaya tidak mendesak lainnya. Ternyata dengan usaha kerja cerdas tersebut Alhamdulillah membawa hasil cukup positif hingga memasuki bulan Juli 2020 kondisi manajemen keuangan sekolah semakin stabil, ditambah lagi dengan adanya pendapatan dana dari panitia Penerimaan Peserta Didik Baru. Meskipun dana siswa baru akan digunakan untuk siswa baru, tetapi untuk yang sifatnya tidak mendesak sewaktu-waktu tetap bisa dikeluarkan. Artinya, sekolah mendapat manfaat dari dana siswa baru, sehingga target menyelamatkan manajemen keuangan sekolah hingga bulan Desember 2020 berhasil dengan suasana damai dan menggembirakan. Salam sehat tetap siaga memutus mata rantai penyebaran pandemi corona covid 19.  


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gebrakan Baru Surabaya, Dalam 5 Hari Pasien Sembuh Mencapai 742 Pasien

Wali Kota Surabaya Minta Gubernur Jawa Timur Akhiri PSBB Surabaya | Berita Populer Lazismu

Dunia Pendidikan: Goblok Nggak Opo-Opo |Berita Populer Lazismu