Di Cari Para Pahlawan ZIS | Berita Populer Lazismu

 

Abdul Hakim, M.Pd.I

LAZISMUSBY.COM 

وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الآخِرَةَ وَلا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا وَأَحْسِنْ 

كَمَا أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ وَلا تَبْغِ الْفَسَادَ فِي الأرْضِ إِنَّ اللَّهَ لا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ


“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari duniawi dan berbuat baiklah sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan”. QS A.qoshosh 77.


Pada bulan Nopember ini kita diingatkan kembali peristiwa heroik  75 tahun lalu. Tepatnya 10 Nopember 1945. Saat arek-arek Suroboyo bersama Bung Tomo, bersenjatakan senjata bonek bambu runcing,  dengan gagah berani memekikkan takbir “Allohu Akbar”,  demi menghadapi tentara Inggris dan sekutunya yang hendak membumihanguskan Surabaya. Peristiwa itu kemudian kita kenal dengan Hari Pahlawan 10 Nopember 1945. 

Makna pahlawan tentu tidak hanya layak disematkan bagi mereka yang berjuang,  berperang, atau berjihad fi sabilillah atau di medan laga,  demi melawan musuh atau mengusir penjajah dengan resiko hidup atau mati. Seluruh aktivitas yang dilakukan dengan niat dan di jalan yang benar dan dengan penuh kesungguhan demi meraih manfaat kemanusiaan dunia-akhirat, tentu lebih layak memperoleh penghormatan dan pemuliaan dengan gelar pahlawan. 

Seorang ibu yang berjuang siang malam menanamkan pendidikan agama, demi melahirkan generasi emas, anak yang soleh-solihah, berprestasi dan berakhlak mulia adalah pahlawan. Seorang ayah yang membanting tulang, memeras keringat demi sesuap nasi halalan-thoyyibah bagi keluarganya agar terhindar dari menkonsumsi makanan dan minuman yang haram atau subhat adalah pahlawan. 

Pemuda yang dengan gigih dan sabar bertekat dan berjuang menyelamatkan diri dari rongrongan narkoba, LGBT, minuman keras, seks bebas atau zina adalah pahlawan. Preman yang insyaf dan bertobat, berjuang mengentas diri  dari kubangan tindak  kriminal, atau perilaku zalim adalah para pahlawan. Seorang koruptor yang meratapi dosanya, siap mengembalikan harta haramnya, serta siap menerima sanksi hukum apa pun adalah pahlawan.  

Para pegiat lingkungan hidup yang gigih menyelamatkan biota dan sumber hayati darat dan laut  dari eksploitasi,  pencemaran, kerusakan, atau kemusnahan adalah keluarga pahlawan. Seorang pengusaha yang  jujur, dermawan, menjauhkan diri dari riba atau monopoli rakus karena takut kepada  Alloh adalah pahlawan. Para ulama yang menegakkan amar makruf dan nahi  munkar tanpa takut selain Alloh adalah pewaris nabi ber gelar pahlawan.

Aparat atau pejabat legislatif, eksekutif, dan yudikatif yang menjalankan amanat hablun inalloh dan hablun inannas dengan ikhlas, jujur, adil, peduli,dan istiqomah dan dengan sadar meninggalkan suap, korupsi, nepotisme, kolusi, dan gaya hidup mubazir lainnya adalah para  keluarga pahlawan. Mereka adalah para pemimpin oejuang, pahlawan yang dimuliakan Alloh, disanjung malaikat, dan didiakaan setiap saat oleh para penghuni bumi dan langit. Sebab mereka adalah komunitas pahlawan.

Para muzakky atau pegiat zakat, infak, dan shodaqoh adalah pahlawan ketika dengan kesadaran iman dan taqwa menyambut seruan Alloh dan Rosul-Nya, menyalurkan hartanya demi memuliakan para mustahik : fakir miskin, amil, muallaf, hamba saya, budak, ghorim,  para pejuang di jalan Alloh, serta ibnu  sabil.

Ya, fakir-miskin itu adalah saudara kita yang terjepit ekonominya dan harus segera ditolong agar kebutuhan dasarnya terpenuhi. Para amil  adalah professional yang dengan penuh amanat menghimpun dan menyalurkan harta kepada ahlinya. Para muallaf adalah mereka yang mulai atau tengah menerima pesona Islam. Hamba saya adalah mereka yang kemerdekannya dalam kuasa majikan. Para ghorim adalah mereka yang terdesak meminjam karena tuntutan kebutuhan dan belum bisa mengembalikan kewajibannya. Ibnu sabil adalah para taliban  pejuang ilmu yang perlu dibantu dana agar dapat meraih supremasi ilmu. Para mujahid sabilillah adalah mereka yang berada di garis terdepan menjaga kedaulatan agama, umat, dan negeri-negeri muslim dari rongrongan kaum kafir, munafiq dan musyrik.

Para muzakky dan donatur adalah keluarga pahlawan, ketika dengan iman dan cinta mereka mau berbagi, membangun kepedulian social Islam, dengan menyalurkan zakat, infak, dan sodaqoh. Mereka bahkan  para penyelamat iman ketika gurita krisis ekonomi, social, politik, hukum, dan budaya menjerat dan menenggelamkan nalar sehat kemanusiaan.

Para pahlawan Islam adalah kaum inspirator, inisiator, motivator, inovator, dan kreator kebajikan. Penebar dan penabur rahmat, taufiq, dan hidayat. Mereka adalah mujahid fi sabilillah. Hidup dan mati mereka pasti dimuliakan Alloh. Alloh mencintai pahlawan yang berjuang di jalan suci ketuhanan dan kemanusiaan ini.  Jalan lurus bertabur ampunan, pahala dan sorga. Tetapi, memang tidak sedikit anak Adam yang lebih memilih jalan dunia yang  penuh keramaian, gegap-gempita, penuh canda dan tawa, meskipun, penuh tipu daya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gebrakan Baru Surabaya, Dalam 5 Hari Pasien Sembuh Mencapai 742 Pasien

Wali Kota Surabaya Minta Gubernur Jawa Timur Akhiri PSBB Surabaya | Berita Populer Lazismu

Dunia Pendidikan: Goblok Nggak Opo-Opo |Berita Populer Lazismu