Pengantar Redaksi: Ketika Harta Dalam Genggaman | Berita Populer Lazismu


Abdul Hakim, M.Pd.I


KETIKA HARTA DALAM GENGGAMAN

Yang mulia para donatur Lazismu! Harus selalu kita sadari, harta yang ada dalam genggaman kita itu bukan sekedar untuk  kita gunakan demi meraih kenyamanan duniawi. Di balik nikmat harta itu ada sederet amanat yang harus kita tunaikan. 

Pertama, amanat agar kita menggunakan harta sebagai sarana menunaikan kewajiban hablun minalloh atau sarana ibadah. Ibadah adalah tugas utama manusia.  Beribadah, mengabdi atau menghamba sepenuhnya kepada-Nya adalah tujuan penciptaan manusia sebagaimana ditegaskan dalam Alquran Surat Adz-Dzariyat ayat 56. Hidup ini ladang ibadah. Demi tujuan itulah, Alloh menganugerahkan harta dan berbagai fasilitas hidup lainnya.

Dengan “Bismillah” dan “Alhamdulillah”, kita gunakan harta agar aktivitas kita mendatangkan keberkahan.. Ada sikap spiritual, sebagai energi utama, karena  menjadikan Alloh sebagai hulu dan muara amal kita. Dengan harta itu kita menyatakan Alloh itu Maha Agung, Maha Terpuji, Maha Kaya, Maha Memberi, Maha Adil, Maha Pengasih,  lagi Maha Penyayang. Dengan harta kita sebut untaian Asmaul Husna-Nya sebagai ekspresi pujian dan syukur .

Kedua, amanat agar harta bernilai social hablun minannas. Kita sadar. sebagian harta titipan itu bukan hak kita. Ada mustahik yang harus menjadi muara sebagian harta itu. Kita harus menyisihkannya dalam bentuk zakat, infak, shodaqoh. Kaum fakir, miskin, amil, ghorim, ibnu sabil, atau aktivis sabilillah adalah mereka yang kebutuhannya diamanatkan Alloh melalui sebagian harta kita. Kita wajib memenuhi hak mereka. Adalah kezaliman bila harta itu kita tahan, apalagi tidak kita  salurkan demi memenuhi hak mereka. Kita termasuk pendusta agama.

Ketiga, amanat agar kita menggunakan untuk sarana jihad fi sabiillah. Harta dan jiwa adalah sarana jihad menegakkan Islam, menjaga umat, serta menyelamatkan negeri-negeri muslim. Membangun sentra ibadah, pusat pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, layanan kesehatan, pusat perekonomian, pusat pemerintahan, pertahanan dan keamanan adalah sebagian amal jihad fi sabilillah. Menyiapkan generasi emas atau umat terbaik, terkuat, dan siap menjaga Islam, memilih pemimpin terbaik, menjaga sumber alam negeri muslim adalah jihad fisabilillah yang harus didukung melalui harta kita. 

Kewajiban itu tentu terpikul khususnya kepada para aghniya, orang-orang yang mendapat amanat menggenggam harta lebih dari kebutuhan. Mereka lah yang diharapkan selalu siap dan siaga menyisihkan sebagian harta amanat itu demi mewujudkan izzul Islam wal muslimin.  Harta yang dengan ikhlas dan syukur kita wujudkan dalam bentuk Zakat, Infak, dan Shodaqoh  demi kemuliaan Islam  adalah investasi  amal shalih yang nilainya lebih utama. Alloh pasti menggantinya dengan kelipatan pahala di dunia, terlebih di akhirat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gebrakan Baru Surabaya, Dalam 5 Hari Pasien Sembuh Mencapai 742 Pasien

Wali Kota Surabaya Minta Gubernur Jawa Timur Akhiri PSBB Surabaya | Berita Populer Lazismu

Dunia Pendidikan: Goblok Nggak Opo-Opo |Berita Populer Lazismu