KOKAM Tangguh itu Telah Pergi Meninggalkan Persyarikatan Untuk Selama-Lamanya | Berita Populer Lazismu


Komandan Sugeng Purnomo di pengajian Ahad Pencerah Majelis Tabligh PDM Surabaya di UM Surabaya (Habibie)

LAZISMUSBY.COM-"Semua yang hidup akan mengalami mati, manusia, hewan dan yang lainnya akan mati." Demikian itu di sampaikan Wakil Ketua Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqoh Muhammadiyah Kota Surabaya Ustadz Abdul Hakim, M.Pd.I sesaat setelah takziah kerumah duka Bapak Sugeng Purnomo di Sukolilo Bulak Surabaya, Jumat (08/05/2020).

Selain Wakil Ketua, hadir dalam takziah tersebut sekretaris Lazismu Kota Surabaya Ustadz Rahmad Dzulkarnain, SHI, M.Pd.I, dan Aan Aunullah, S.Pd. selaku Ketua BMW.

"Ini sebuah musibah, semua tentu merasakan kehilangan, kita kehilangan sosok pantang menyerah dalam menebar kebaikan, sebagai komandan Kesiap-siagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Surabaya, Bapak Sugeng Purnomo senantiasa hadir ketika dimintai bantuan. Semoga husnul khotimah. Aamiin." ujarnya.

"Sebagai Komandan Kokam Surabaya, Bapak Sugeng Purnomo selalu memberi contoh kepada Sahabat Kokam Lainnya agar senantiasa selalu mengawal kebijakan persyarikatan dan menjaga amal usahanya," tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Lazismu Kota Surabaya Ustadz Rahmad Dzulkarnain menambahkan,  "Kami sungguh kehilangan,. Kami sangat sedih. Keluarga Besar Muhammadiyah sangat berduka. Kami pernah berjuang bersama-sama saat kami menjadi Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) periode yang lalu," ucapnya.

"Semoga Bapak Sugeng ditempatkan ditempat terbaik disisi Allah, diampuni segala dosanya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran serta dapat meneruskan perjuangannya," tuturnya. (Habibie)

Tim Lazismu di rumah duka Bapak Sugeng Purnomo Sukolilo (Aan)


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gebrakan Baru Surabaya, Dalam 5 Hari Pasien Sembuh Mencapai 742 Pasien

Wali Kota Surabaya Minta Gubernur Jawa Timur Akhiri PSBB Surabaya | Berita Populer Lazismu

Dunia Pendidikan: Goblok Nggak Opo-Opo |Berita Populer Lazismu