Mata Hati: Hati-Hati Dengan Hati | Berita Populer Lazismu


Ustadz Muhammad Khoirul Anam 

HATI-HATI  DENGAN  HATI
إِذۡ قَالُواْ لَيُوسُفُ وَأَخُوهُ أَحَبُّ إِلَىٰٓ أَبِينَا مِنَّا وَنَحۡنُ عُصۡبَةٌ إِنَّ أَبَانَا لَفِي ضَلَٰلٖ مُّبِينٍ ٨ ٱقۡتُلُواْ يُوسُفَ أَوِ ٱطۡرَحُوهُ أَرۡضٗا يَخۡلُ لَكُمۡ وَجۡهُ أَبِيكُمۡ وَتَكُونُواْ مِنۢ بَعۡدِهِۦ قَوۡمٗا صَٰلِحِينَ ٩ قَالَ قَآئِلٞ مِّنۡهُمۡ لَا تَقۡتُلُواْ يُوسُفَ وَأَلۡقُوهُ فِي غَيَٰبَتِ ٱلۡجُبِّ يَلۡتَقِطۡهُ بَعۡضُ ٱلسَّيَّارَةِ إِن كُنتُمۡ فَٰعِلِينَ ١٠

“ (Yaitu) ketika mereka berkata: "Sesungguhnya Yusuf dan saudara kandungnya (Bunyamin) lebih dicintai oleh ayah kita dari pada kita sendiri, padahal kita (ini) adalah satu golongan (yang kuat). Sesungguhnya ayah kita adalah dalam kekeliruan yang nyata “ (Q.S. Yusuf : 8)

“Bunuhlah Yusuf atau buanglah dia kesuatu daerah (yang tak dikenal) supaya perhatian ayahmu tertumpah kepadamu saja, dan sesudah itu hendaklah kamu menjadi orang-orang yang baik " (Q.S. Yusuf :9).

“Seorang diantara mereka berkata: "Janganlah kamu bunuh Yusuf, tetapi masukkanlah dia ke dasar sumur supaya dia dipungut oleh beberapa orang musafir, jika kamu hendak berbuat" (Q.S. Yusuf : 10)

Segala puji hanya milik Allah swt, Dzat yang maha agung, Dia ciptakan kebaikan dan keburukan, semuanya semata-mata untuk menguji umat manusia, siapa yang terbaik amalannya.  Salawat dan salam semoga selalu terhatur kepada manusia mulia, nabi Muhammad saw.

Semua amalan yang dilakukan manusia akan menuai hasilnya sebagaimana yang diniatkan. Amalan yang niatnya karena Allah swt, maka segala kebaikan, ketentraman hati, keihsanan budi pekerti, pahala dan surga yang akan didapatkan. Tapi kalau niat karena selain Allah swt, maka ia akan mendapatkan apa yang dia niatkan atau bahkan dia tidak mendapatkan apa-apa. Sabda nabi Muhammad saw yang artinya : “Sesungguhnya  setiap amalan tergantung niatnya, dan sesungguhnya setiap perkara tergantung apa yang diniatkan “.

Di dalam tubuh manusia ada sebongkah daging yang sangat vital Daging yang beratnya sekitar 1.6 kg dengan lebar hingga 20 cm dan panjang 17 cm ini, mampu mempengaruhi gaya pola kehidupan manusia. Sebongkah daging itu namanya hati.

Saudaraku, kisah yang Allah swt abadikan dalam Al-Qur’an tentang kehidupan manusia mulia nabi Allah yang bernama Yusuf as dengan saudara-saudaranya bisa kita jadikan pelajaran. Bermula dari sifat iri yang muncul, saudara-saudaranya Yusuf as membuat makar/rencana/tipu muslihat untuk menghilangkan atau membunuh Yusuf AS. Sebagaimana tertulis dalam Al-
Ayat ke-8 menceritakan kedengkian sudara-saudara Yusuf AS akan dirinya. Mereka merasa  seolah-olah orang tua mereka hanya menyayangi Yusuf AS dan menelantarkan mereka. Awal mula dari kedengkian dan hembusan was-was dari syaithon yang menyelimuti hati mereka.

Ayat 9 dan 10 menggambarkan action dari kedengkian. Makar dan rencana mereka susun untuk mendzolimi Yusuf AS, Berbagai rencana makar mereka susun dan akhirnya disepakati hendaknya Yusuf AS dibuang ke sumur  supaya dia dipungut oleh saudagar yang menemukannya.

Saudaraku, dari sifat dengki akhirnya muncul penyakit SMS. Senang Melihat orang lain Susah, atau Susah Melihat orang lain Senang. Kalau sudah seperti itu, maka dia akan berusaha untuk melenyapkan nikmat itu dari orang lain atau juga sekaligus melenyapkan orangnya. 

Sabda nabi Muhammad saw yang artinya: “ berhati-hatilah kalian akan  hasad, maka sesungguhnya hasad itu memakan kebaikan seperti api yang memakan kayu bakar “, (  HR Abu Dawud no 4905 ). Juga sabda Beliau saw yang lain: “Ingatlah, bahwa di dalam jasad ada segumpal daging, manakala baik daging itu maka baik seluruh jasad, tapi manakala rusak daging itu maka rusaklah pula seluruh jasad. Ketahuilah bahwa ia adalah hati “. (HR Al-Bukhori no. 52 dan Imam Muslim no 1599)

Hati, disanalah singgasananya segala sesuatu. Tempat bersemayamnya dua kekuatan, kekuatan untuk melakukan kebaikan, dan kekuatan untuk melakukan kejahatan.

Point yang harus senantiasa kita ingat, bahwa sekuat apapun hasad seseorang, dia tidak akan mampu untuk menghilangkan nikmat Allah Azza wa Jalla dari orang lain.
Semoga Allah swt jernihkan hati ini dengan selalu ingat kepada-Nya, dan Allah swt jauhkan hati ini dari sifat hasad yang menghancurkan. (Habibie).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gebrakan Baru Surabaya, Dalam 5 Hari Pasien Sembuh Mencapai 742 Pasien

Wali Kota Surabaya Minta Gubernur Jawa Timur Akhiri PSBB Surabaya | Berita Populer Lazismu

Dunia Pendidikan: Goblok Nggak Opo-Opo |Berita Populer Lazismu