Manfaat Olahraga Prestasi Pada Peserta Didik | Berita Populer Lazismu

Ustadz Sudarusman


Manfaat Olahraga Prestasi Pada Peserta Didik 

“Olahraga tidak hanya bermanfaat untuk menjaga kesehatan dan menurunkan berat badan bagi orang dewasa. Selebihnya olahraga banyak bermanfaat bagi peserta didik.”

Dalam konteks ini, olahraga prestasi sejatinya bisa dijadikan sebagai media dan ruang yang tepat untuk membangun karakter sebuah sekolah. melalui olahraga  bisa menjadikan sekolah mendapatkan posisi yang baik di masyarakat. Artinya melalui olahraga prestasi, para siswa memiliki kecakapan sosial yang tinggi. Mengapa? Di dalam setiap permainan olahraga terpancar nilai-nilai semangat patriotisme yang menyatu ke dalam sikap dan karakter pemain. Sikap pantang menyerah, jujur, kerja keras, kerja cerdas, kreatif, serta berintegritas kuat.

Tidak sedikit para pakar pendidikan berpendapat, bahwa pembelajaran melalui permainan adalah metode yang sesuai untuk belajar keterampilan sosial karena permainan dapat menciptakan suasana yang gembira dan meyenangkan . dalam suasana itu peserta didik dapat belajar dengan lebih baik dan sungguh-sungguh. Melalui olahraga prestasi sudah terbukti bahwa sikap dan tingkah laku peserta didik sama dengan kehidupan sehari-hari. Artinya apa yang mereka lakukan mulai dari mempersiapkan diri hingga melakukan pertandingan akan bekorelasi pada kehidupan di masyarakat. Diantaranya cara berkomunikasi, cara memecahkan masalah, dan cara mengambil keputusan serta komitmen terhadap tugas yang mereka terima.

Dalam pelaksanaan pertandingan olahraga prestasi, tim yang satu dengan tim yang lain berawal tidak saling mengenal sebelumnya, masing-masing tim memiliki latar belakang sosial budaya, sikap, prilaku serta kemampuan yang berbeda, pada awal pertandingan tidak jarang dimulai dengan sikap-sikap yang saling menunggu, saling mempelajari karakter lawan, sehingga pada fase ini sering kali muncul kecurigaan terhadap lawan akan prilaku-prilaku negatif. Namun dengan berjalannya waktu akan kita saksikan sikap-sikap fairplay, pantang menyerah, rasa berempati dengan lawan serta yang paling menonjol muncul sikap tahu diri, mereka mampu memahami kelebihan atau kekurangan orang lain termasuk yang ada pada diri sendiri.

Membangun komitmen melalui olahraga prestasi adalah salah satu media atau proses untuk membentuk sikap tahu diri, dalam dunia psikologi, dikenal dengan kewaspadaan diri (self-awareness). Sikap ini amat penting dimiliki oleh peserta didik guna bertindak selaras dengan keberadaan dirinya. Dengan sikap tersebut peserta didik mampu mengajak orang lain untuk mengemukakan harapan, merumuskan nilai-nilai dan norma yang kemudian disepakati bersama untuk dipatuhi dan dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Jadi dalam olahraga prestasi, peserta didik akan terbangun juga komitmen yang tinggi, mengapa? Keinginan yang kuat, kerja keras, tanggung jawab serta ditambah dorongan niat memiliki kaitan yang amat erat dengan komitmen. Sikap-sikap tersebut saling terkait erat satu sama lain dalam mendukung, bahkan membentuk perilaku konsisten. Peserta didik yang menjadi atlet cenderung mengikuti program-program pembinaan secara konsisten jika ia memiliki komitmen. Ia dapat memiliki komitmen tinggi jika didorong dengan niat yang besar, misalnya niat untuk menjadi juara atau menjadi yang terbaik.

Pada dasarnya sebagai atlet olahraga prestasi bisa dimaknai sebagai proses belajar mengenal diri sendiri dan orang lain. Dengan demikian, mereka akan membiasakan diri mengubah dan mengenali potensi  dasar yang penuh keterbatasan, menjadi potensi besar  serta mengubah pola pikir yang kaku yang cendrung mengungkung percaya diri. Dengan suasana gembira dalam setiap  pertandingan akan terjadi proses transfer pegetahuan kepemimpinan dan mengambil keputusan. Selain itu, dalam pertandingan juga menggunakan pola belajar melalui pengalaman (experimental learning)  langsung terhadap terhadap fenomena sehingga esensi pengalaman tersebut dapat ditangkap dengan mudah. Dengan demikian para perserta diri sebagai atlet prestasi diharapakan terjadi perubahan kearah positif terhadap komitmen.

Melalui olahraga prestasi komitmen yang terbangun akan terus tumbuh dan berkembang berbanding lurus dengan keinginan dan dorongan niat yang kuat. Artinya komitmen terukur dari besarnya dedikasi atau langkah usaha yang dilakukan individu agar selaras dengan rencana atau janji untuk menjadi yang terbaik. janji bisa diutarakan kepada orang lain, namun yang lebih utama adalah janji kepada diri sendiri. Jika peserta didik memiliki komitmen terhadap kemajuan sekolahnya, mereka akan menjadi siswa yang baik dan berprestasi guna mengangkat nama baik sekolah. jika komitmet ada pada guru sebagai pendidik, mereka akan berusaha mengembangkan kemampuan peserta didiknya dan memfasilitasi siswa dalam rangka pengembangan kemampuan tersebut.

Melalui aktivitas olahraga prestasi, komitmen yang terbangun pada masing-masing atlet sulit untuk diobservasi, namun konsistensi tindakan merupakan refleksi dari komitmen. Artinya jika atlet bertindak tidak konsisten, maka ia tidak memiliki cukup komitmen. Jika peserta didik sebagai atlet memiliki komitmen tinggi mereka akan bertindak konsisten. Atlet yang konsisten akan memiliki kemanpuan memahami kelebihan atau kekurangan orang lain serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya kerja sama.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gebrakan Baru Surabaya, Dalam 5 Hari Pasien Sembuh Mencapai 742 Pasien

Wali Kota Surabaya Minta Gubernur Jawa Timur Akhiri PSBB Surabaya | Berita Populer Lazismu

Dunia Pendidikan: Goblok Nggak Opo-Opo |Berita Populer Lazismu