Jum'ah Berkah Menambah Taat Kepada Allah | Berita Populer Lazismu



Warsono memberikan Nasi Kotak Jum'ah Berkah Lazismu Kota Surabaya (Lazismu)

LAZISMUSBY.COM-"Setiap makhluk membutuhkan makanan untuk bertahan hidup." Demikian itu di sampaikan pengurus Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqoh Muhammadiyah Kota Surabaya Ustadz Warsono kepada LAZISMUSBY.COM setelah selesai membagikan nasi Jum'ah Berkah Lazismu Kota Surabaya di Area Pasar JMP Surabaya, Jumat (13/3).

Warsono, mengatakan, setiap manusia butuh nutrisi untuk bisa hidup. "Makanan banyak mengandung nutrisi, selain sebagai sumber energi, makanan juga menjadi sumber kenikmatan. Makanan juga bisa menjadi sarana untuk memulihkan maupun menjaga kesehatan tubuh," ujarnya.

"Program Jum'ah Berkah Lazismu Kota Surabaya, istiqomah berbagi makanan berupa nasi bungkus pada Jum'at 13 Maret 2020, sebanyak 100 bungkus nasi di bagikan kepada dhuafa di wilayah Surabaya utara dan barat. Semoga berkah untuk Muzaki dan penerima manfaat," katanya.

"Berkah itu, Albarokatu tuziidukum fi thoah. Berkah menambah taatmu kepada Alloh," tegasnya.

Dukung terus program program Lazismu Kota Surabaya dengan cara menyalurkan Zakat  Infaq dan Shodaqoh melalui :

Rekening Zakat/ Jumat berkah :

CIMB Niaga Syariah:
86000-2657-200 Lazis Muhammadiyah Surabaya

BMI: 77100-15-683 Lazismu Kota Surabaya

Rekening Infaq:

BSM: 701-8580-807 Lazismu kota Surabaya

BMI: 77100-18-952
Lazismu Surabaya

Rekening Qurban :
900-8888-008 Lazismu Surabaya

Rek Kemanusiaan/ Dana Sosial dan keagamaan lainnya:

BNI syariah 8800-188-880 Lazis Muhammadiyah Yayasan

Kantor Jl Wuni 09
Pusat Dakwah Muhammadiyah Kota Surabaya

Semoga Alloh Subhanahu wa Ta’ala . menerima amal ibadah kita. Aamiin

Lazismu Memberi untuk Negeri , Melayani dengan sepenuh hati
(CW)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gebrakan Baru Surabaya, Dalam 5 Hari Pasien Sembuh Mencapai 742 Pasien

Wali Kota Surabaya Minta Gubernur Jawa Timur Akhiri PSBB Surabaya | Berita Populer Lazismu

Dunia Pendidikan: Goblok Nggak Opo-Opo |Berita Populer Lazismu