Konsulkes Lazismu: Virus Corona | Berita Populer Lazismu



dr Tjatur Prijambodo, MARS


TANYA:
Assalaamu'alaikum Wr Wb.

Pengasuh Konsultasi Kesehatan yang dirahmati Allah. Saat ini masih viral berita Virus Corona dengan berbagai bumbunya. Jujur, saya ketakutan dengan fenomena ini. Mohon penjelasannya. Terima kasih.
inova_mbak@gmail.com

JAWAB:
Wa’alaikumussalam Wr Wb.

Mbak Inova yang lagi galau. Saat artikel ini ditulis (16/2/2020), Komisi Kesehatan Nasional China melaporkan jumlah kematian karena Virus Corona telah mencapai 1700 an orang.

Virus Corona atau 2019 Novel Coronavirus adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Virus ini bisa menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti pneumonia, Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS), yang bisa menimbulkan kematian.

Virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan ke beberapa negara.

Gejala
Penderita mengalami gejala flu, seperti hidung berair dan meler, sakit kepala, batuk, nyeri tenggorokan, dan demam, atau gejala penyakit infeksi pernapasan berat, seperti demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada. Namun, secara umum ada 3 gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus Corona, yaitu: Demam, Batuk dan Sesak napas. Gejala ini muncul dalam 2 hari sampai 2 minggu setelah paparan virus Corona.

Kapan harus ke dokter?
Segera ke dokter bila mengalami atau menemukan gejala virus Corona pada orang lain seperti yang disebutkan di atas, terutama jika gejala muncul 2 minggu setelah kembali dari Cina atau negara lain yang positif terinfeksi. Orang yang dicurigai terinfeksi virus Corona harus segera dirujuk ke IGD rumah sakit terdekat agar mendapat penanganan yang tepat. Virus Corona awalnya ditularkan dari hewan ke hewan. Kemudian dari hewan ke manusia. Dan akhirnya  diketahui juga menular dari manusia ke manusia.

Cara Penularan:
a. Menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk penderita.
b. Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu, setelah menyentuh benda yang terkena air liur penderita.
c. Kontak jarak dekat dengan penderita (bersentuhan atau berjabat tangan).
Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi lebih berisiko menyerang orang tua, serta orang yang sedang sakit atau memiliki kekebalan tubuh lemah.

Diagnosis
Dari gejala yang dialami dan  riwayat bepergian ke wilayah endemik sebelum gejala muncul. Untuk memastikan diagnosis akan dilakukan pemeriksaan:
a. Uji sampel darah.
b. Tes usap tenggorokan
c. Rontgen Dada

Pengobatan
Infeksi virus Corona belum bisa diobati, karena belu diketemukan obatnya. tetapi ada beberapa langkah yang bisa dilakukan:
a. Minum obat pereda demam dan nyeri.
b. Mandi air hangat dan menggunakan humidifier (pelembab udara), untuk meredakan batuk dan sakit tenggorokan.
c. Istirahat yang cukup.
d. Minum air putih minimal 2 liter/hari.

Komplikasi
Pada kasus yang parah, menyebabkan Pneumonia, Infeksi sekunder pada organ lain, Gagal Ginjal, Acute Cardiac Injury, Acute Respiratory Distress Syndrome hingga Kematian

Pencegahan
Sampai saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah virus Corona. Oleh sebab itu, cara pencegahan virus corona yang terbaik adalah dengan menghindari faktor resiko:
a. Hindari bepergian ke Cina atau ke negara lain yang telah ditemukan adanya penularan virus Corona.
b. Gunakan masker.
c. Rutin mencuci tangan dengan sabun.
d. Hindari kontak dengan hewan.
e. Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin dan buang tisu ke tempat sampah.
f. Jangan menyentuh mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan.
g. Hindari berdekatan dengan seseorang yang sedang sakit.
h. Jaga kebersihan benda yang sering disentuh dan kebersihan lingkungan.

Untuk seseorang yang diduga terinfeksi:
a. Jangan keluar rumah, kecuali untuk mendapatkan pengobatan.
b. Usahakan untuk tinggal terpisah dari orang lain untuk sementara waktu.
c. Larang dan cegah orang lain untuk mengunjungi atau menjenguk sampai benar-benar sembuh.
d. Sebisa mungkin jangan melakukan pertemuan dengan orang yang sedang sedang sakit.
e. Hindari berbagi alat makan dan minum, alat mandi, serta perlengkapan tidur dengan orang lain.
f. Pakai masker dan sarung tangan bila sedang berada di tempat umum atau sedang bersama orang lain.
g. Gunakan tisu untuk menutup mulut dan hidung bila batuk atau bersin, lalu buang tisu ke tempat sampah.

Penyakit karena Virus (termasuk Corona), biasa disebut Self Limited Disease, bisa sembuh sendiri, jika sistem imunitas tubuh baik.

Siapapun pembuat kegaduhan Virus Corona, kita harus semakin mendekatkan diri pada Allah agar sistem imunitas tubuh kita meningkat dengan cara:

a. Vaksinasi Hati: selalu mengingat Allah dengan berdzikir, sehingga hati tenang dan bisa memiliki sistem imunitas tubuh yang baik (Ar Ra'd 28).
c. Ilmuisasi: pahami ilmu aqidah yang benar, terutama tentang ke Tauhidan dan ilmu tentang Virus Corona, sehingga paham dan tidak takut berlebihan karena justru akan menurunkan sistem imunitas tubuh. (Mujadilah 11).
d. Taqwaisasi: menjadi bagian dari orang bertaqwa (Muttaqin) adalah kunci utama yang menjadi benteng dari serangan Virus Corona.

Kenapa? Karena belum ada obat dan vaksinnya, maka Allah mutlak menjadi penyembuhnya (Asy Syuara 80). Masalah Virus Corona akan 'di selesaikan' Allah (At Thalaq 2-3).

Semoga ada manfaatnya. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gebrakan Baru Surabaya, Dalam 5 Hari Pasien Sembuh Mencapai 742 Pasien

Wali Kota Surabaya Minta Gubernur Jawa Timur Akhiri PSBB Surabaya | Berita Populer Lazismu

Dunia Pendidikan: Goblok Nggak Opo-Opo |Berita Populer Lazismu