Lazismu Aksi Peduli Dhuafa: Ibu Suwarni Tetap Aktif di PRA Aisyiyah di Surabaya| Berita Populer Lazismu


Ibu Suwarni menerima bantuan dari Lazismu Kota Surabaya (Lazismu)

LAZISMUSBY.COM-Lazismu Aksi Peduli Dhuafa (LAPD) One Day One Reciepient satu hari satu penerima manfaat. Kali ini penerima manfaat Ibu Suwarni.

"Ibu Suwarni lahir di Jombang 31 Desember 1968 tinggal di rumah Jl Tambak Wedi Gang Masjid 7/23 Kelurahan Tambak Wedi Kenjeran Surabaya, masih aktif menjadi Ibu rumah tangga," kata Ustadz Sunarko.

Menurut Ustadz Sunarko, Ibu Suwarni menikah dengan Bapak Sunardi. "Bapak Sunardi lahir di Surabaya pada tanggal 7 Juni 1970, saat ini bekerja sebagi penjual sari dele dengan penghasilan Rp 50.000 setiap hari," ujarnya.

"Bapak Sunardi dan Ibu Suwarni memiliki dua putra yakni Juni Putranto, lahir di Surabaya pada tanggal 10 Juni 1997, masih sekolah di SMA. Retno Putrianti, lahir di Surabaya 15 Maret 2005, sekolah di SMP," paparnya.

Kepada LAZISMUSBY.COM Ibu Suwarni mengatakan, Bapak Sunardi suami saya sudah menderita penyakit diabetes sudah lama. "Meskipun dalam kondisi sakit, suami masih berjualan sari dele bikinan sendiri meskipun dengan penghasilan yang pas-pasan," katanya.

"Alhamdulillah, kami masih bisa aktif shalat berjamaah di Masjid Baitul Kholik, dan aktif di Pimpinan Ranting Aisyiyah Tambak Wedi dan Anak saya sebagai santri TPQ Baitul Kholik," tambahnya. (Sunarko)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gebrakan Baru Surabaya, Dalam 5 Hari Pasien Sembuh Mencapai 742 Pasien

Wali Kota Surabaya Minta Gubernur Jawa Timur Akhiri PSBB Surabaya | Berita Populer Lazismu

Dunia Pendidikan: Goblok Nggak Opo-Opo |Berita Populer Lazismu