Muhasabah Hidup #1: Meraih Prestasi Umur |Berita Populer Lazismu

Sunarko (Lazismu)

LAZISMUSBY.COM

Kita berada di penghujung tahun 2019 M dan akan memasuki tahun 2020 M. Waktu terus berjalan dan tidak akan berhenti. Hakekat setiap pergantian tahun baru baik tahun baru Islam (Hijriyah) maupun tahun baru Masehi adalah semakin jauh kita dari kelahiran dan semakin dekat dengan datangnya ajal. Makna Pergantian tahun baru berarti berkurangnya kontrak umur hidup kita didunia.

Banyak orang keliru beranggapan bahwa bagi mereka seakan-akan hakekat hidup manusia didunia ini semakin panjang padahal hakekat hidup kita di dunia ini semakin pendek, maka bukan pada tempatnya lagi setiap pergantian tahun baru harus diisi dengan kegiatan yang tidak bermanfaat. Kegiataan hura-hura dan menghambur-hamburkan uang.

Pergantian malam tahun baru terutama Malam Tahun Baru Masehi selalu identik dengan kebut-kebutan di jalan yang tidak sedikit menimbulkan kecelakaan lalu lintas, pesta kembang api, pesta tiup terompet,  pesta minum-minuman keras bahkan bagi yang berduit jauh-jauh hari sudah booking hotel, semua hanya semata-mata demi menyambut dan merayakan pergantian malam tahun baru.  Bahwa kegiatan tersebut adalah kegiatan yang tidah manfaat dan pemborosan. Hidup boros adalah temannya Setan.

Firman Allah dalam Surat Al-Isro’ (17)  ayat 26-27:

وَاٰ تِ ذَا الْقُرْبٰى حَقَّهٗ وَا لْمِسْكِيْنَ وَا بْنَ السَّبِيْلِ وَلَا تُبَذِّرْ تَبْذِيْرًا

“Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros.  (QS. Al-Isra Ayat 26)

Allah SWT berfirman:

اِنَّ الْمُبَذِّرِيْنَ كَا نُوْۤا اِخْوَا نَ الشَّيٰطِيْنِ ۗ وَكَا نَ الشَّيْطٰنُ لِرَبِّهٖ كَفُوْرًا

“Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan.” (QS. Al Isro’ ayat 27).

Ayat diatas dengan jelas menegaskan bahwa pemborosan itu sangat dilarang oleh Allah SWT demikian juga sebaliknya terlalu kikir dan bakhil dengan tidak mau peduli kepada sesama juga termasuk pendusta agama.

Ibnu mas’ud dan Ibnu “abas mengatakan “Tabdzir (pemborosan) adalah menginfakkan harta pada jalan yang keliru.”

Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda :

Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ اللَّهَ يَرْضَى لَكُمْ ثَلاَثًا وَيَكْرَهُ لَكُمْ ثَلاَثًا فَيَرْضَى لَكُمْ أَنْ تَعْبُدُوهُ وَلاَ تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَأَنْ تَعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلاَ تَفَرَّقُوا وَيَكْرَهُ لَكُمْ قِيلَ وَقَالَ وَكَثْرَةَ السُّؤَالِ وَإِضَاعَةَ الْمَالِ

“Sesungguhnya Allah meridhai tiga hal bagi kalian dan maka apabila kalian melakukan tiga hal. Allah Ridha jika kalian menyembah-Nya dan tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun, dan (Allah ridha) jika kalian berpegang kepada tali Allah seluruhnya dan kalian saling menasehati terhadap para penguasa yang mengatur urusan kalian. Allah murka jika kalan sibuk dengan desas desus, banyak mengemukakan pertanyaan yang tidak berguna serta membuang-buang harta.’(HR. Muslim no 1715).

Berkaitan dengan perayaan pergantian malam Tahun baru, Walikota Surabaya, Dr (H.C) Ir.Tri Risma Harini, MT., beliau menghimbau kepada warga Surabaya untuk tidak berhura-hura dan menghambur-hamburkan uang. Ini pesan beliau kepada warga Surabaya :

“Saya berharap, terutama untuk Warga Surabaya tidak perlu merayakan tahun baru secara berlebihan. Kita tahan hura-hura atau menghamburkan uang, saudara kita dirundung duka. Apalagi hanya kesenangan sesaat. Saya harap jika ada kelebihan, kita sumbang ke saudara-saudara kita.
Masih banyak anak yatim yang di tinggal orangtuanya. Atau saudara yang kekurangan," tandasnya. Malam pergantian tahun lebih baik dipergunakan dengan kegiatan yang bermanfaat.

Muhasabah setiap waktu kunci sukses di dunia dan diakhirat

Secara bahasa, muhasabah berasal dari akar kata hasiba-yahsabu-hisab. Artinya, ‘melakukan perhitungan.’ Secara istilah keagamaan, muhasabah berarti suatu upaya mengevaluasi diri sendiri atau kolektif, yakni memeriksa adanya kebaikan dan keburukan dalam segala aspek. Muhasabah sebaiknya tidak hanya dilakukan saat menjelang akhir atau awal Tahun, tapi kita di perintahkan untuk melakukan Muhasahah / introspeksi diri itu disetiap waktu.

Allah SWT berfirman dalam Surat Al- Hasyr ayat 18:

Allah SWT berfirman:

يٰۤاَ يُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا اتَّقُوا اللّٰهَ وَلْتَـنْظُرْ نَـفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۚ وَا تَّقُوا اللّٰهَ ۗ اِنَّ اللّٰهَ خَبِيْرٌ بِۢمَا تَعْمَلُوْنَ

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”. (qs. Al-Hasyr ayat 18)

Dalam sebuah hadits dari Anas bin Malik bahwa Rasulullah Saw bersabda:

 “Orang yang pandai adalah orang yang mengintrospeksi dirinya dan beramal untuk setelah kematian, sedang orang yang lemah adalah orang yang jiwanya selalu tunduk pada nafsunya dan mengharap kepada Allah dengan berbagai angan-angan.” (H.R Ahmad dan Tirmidzi).

Seperti yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Umar bin Khaththab berkata:

“Hisablah dirimu sebelum dihisab! Timbanglah diri kalian sebelum kalian ditimbang! Sesungguhnya berintrospeksi bagi kalian pada hari ini lebih ringan daripada hisab di kemudian hari. Begitu juga dengan hari ‘aradl (penampakan amal) yang agung”.

Muhasabah adalah sebuah upaya untuk mengingatkan diri agar senantiasa melakukan amal kebaikan dan menghindari segala sesuatu kepada keburukan. Banyak manfaat yang dapat dirasakan diantaranya : menumbuhkan rasa takut kepada-Nya, rasa takut akan perbuatanan kemaksiatan dan keburukan akan ada pada diri seseorang yang senantiasa bermuhasabah, karena ia sadar bahwa setiap langkah dan setiap perbuatannya selalu diawasi oleh Allah SWT setiap waktu.

Muhasabah juga menunbuhkan kepada seseorang menyadari akan Hak dan kewajiban sebagai Hamba-Nya. Seseorang akan lebih memahami hakekat dari ibadah yang sebenarnya, bahwasannya segala apa yang dilakukan dan segala perbuatan amal ibadah semata-mata hanya karena Allah semata. Dengan melakukan perenungan/interospeksi dirilah seseorang akan bisa mengenali kelemahan dan sadar akan aib dirinya, apakah itu dalam hal ibadah maupun aktivitas lain yang bersifat dunia. Muhasabah pula bisa menambah motivasi diri untuk kegiatan yang positif.

Muhasabah adalah kunci sukses manusia, baik di dunia maupun akhirat. Dengan bermuhasabah, ada dorongan dari diri sendiri untuk melakukan yang lebih baik daripada hari kemarin. Demikian pula, hari esok diproyeksikan lebih baik daripada hari ini. Generasi umat Islam yang gemar bermuhasabah tidak akan berpangku tangan alias bersantai-santai dalam menjalani kehidupan. Sebab, mereka meyakini adanya Hari Perhitungan (Yaumul Hisab), yakni ketika Allah SWT menunjukkan dan membalas setiap amal baik dan buruk, sekecil apa pun itu. Dengan kebiasaan bermuhasabah akan membawa pada optimisme, seseorang akan terus berjalan pada jalan yang lurus, jalan kebenaran yang endingnya adalah tercapainya kehidupan bahagia dunia dan akhirat.

Muhasabah Lembaga / Perusahaan

Para Muzakki, Donatur dan pembaca yang di cintai Allah. Tidak hanya pribadi-pribadi kita yang harus bermuhasabah di setiap waktu, namun juga harus dilakukan oleh sebuah lembaga atau perusahaan – perusahaan. Sebuah lembaga baik pemerintah maupun swasta perlu bermuhasabah (melakukan evaluasi) agar perusahaan tersebut pada tahun berikutnya semakin maju karena telah dilakukan evaluasi-evaluasi baik yang bersifat harian, mingguan, bulanan maupun tahunan.

Demikian juga dengan Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shodaqah Muhammadiyah (LAZISMU) Kota Surabaya ini. Terimakasih kepada para muzakki/donatur yang telah  dengan ikhlas menunaikan Zakat, Infaq dan Shodaqah dan Dana Sosial Keagamaam Lainya (ZISKA) melalui Lazismu Kota Surabaya. Semoga amal dari para muzaki/donatur di balas oleh Allah dengan balasan yang terbaik.

Sejak 5 Tahun terakhir yakni 2015 s/d 2019 Lazismu Kota Surabaya telah berhasil menghimpun dana ZISKA sejumlah kurang lebih Rp. 9,5 M. Alhamdulillah amanah dari seluruh Muzakki/donatur sudah bisa kami tasharufkan kepada 8 asnaf yang berhak menerimanya. Semoga bermanfaat.

Dengan Muhasabah / evaluasi yang kami lakukan, LAZISMU Kota Surabaya bisa semakin berbenah untuk melaksanakan dana titipan dari para muzakki sebaik-baiknya melalui 5 Pilar Program yakni Bidang Pendidikan, Bidang Sosial dan Dakwah, Bidang Layanan Kesehatan dan Bidang Pemberdayaan Ekonomi. Semoga kedepan dengan tambahan program baru di Tahun 2020 yaitu Program Pemberian Bea Siswa untuk Santri Penghafal Al-qur’an, Honor Para Hafidz/hafidzah sebagai Guru Penghafal Al-qur’an dan melanjutkan program pendirian sekolah tahfidl bekerjasama dengan Cabang-Cabang guna ikut membumikan Al-Qur’an,  semoga semua rencana tersebut bisa terealisasikan. Dan Tekat Lazismu Kota Surabaya menarget penggalangan dana sebesar Rp.3.3 M bisa terwujud.

Kami mengajak kepada para muzakki/donatur untuk terus berpartipasi Bersama-sama dengan Lazismu  terus Memberi Untuk Negeri. Mari Wujudkan Indonesia berkemajuan, Indonesia yang adil dan sejahtera. Indonesia yang baldatun Thoyyibatun wa rabbun Ghafur. Aamiin. Insya Allah.(*)

Penulis: Sunarko, SAg. MSi (Ketua Lazismu Kota Surabaya dan Kasi Bina Sosial Keagamaan Dinas Sosial Kota Surabaya).

Editor: Habibullah Al Irsyad

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gebrakan Baru Surabaya, Dalam 5 Hari Pasien Sembuh Mencapai 742 Pasien

Wali Kota Surabaya Minta Gubernur Jawa Timur Akhiri PSBB Surabaya | Berita Populer Lazismu

Dunia Pendidikan: Goblok Nggak Opo-Opo |Berita Populer Lazismu