Lazismu Jatim, Adakan Workshop Penguatan Digital Fundrising | Berita Populer Lazismu

Peserta Fundrising Lazismu Jawa Timur (Hakim/LAZISMUSBY.COM)


LAZISMUSBY.COM-Sebanyak 60 peserta dengan antusias mengikuti Workshop Penguatan Digital Fundraising yang diselenggarakan Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqoh Muhammadiyah (LAZISMU) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa timur di Gedung PWM Jatim Jl. Kertomenanggal IV/1 Surabaya. Jumat-Sabtu (13-14/9).

Peserta  hadir mewakili Lazismu berbagai Daerah, diantaranya Surabaya, Sidoarjo, Malang, Batu,  Mojokerto, Ngawi, Tuban, Bojonegoro, Tulungagung, Madiun, Blitar, Lumajang, Gresik, Pasuruan, dan Kediri. Hadir pula dua peserta Lazismu Jembrana, Bali.

Workshop ini diselenggarakan untuk membekali  pengurus dan amil Lazismu se-Jawa timur dalam menerapkan sistem digital fundraising. Pola fundraising konvensional yang selama ini diterapkan dalam merekrut muzakky atau donator serta penghimpunan ZIS perlu diperbarui.

Selain  menerima materi Jurnalistik Filantropi (Joko Intarto) dan Teknik Meraih Target (Rizaluddin Kurniawan),  peserta dipandu melakukan Aktivasi Akun Website, Praktik Digital Fundraising, serta Problem Solving.

"Saatnya Lazismu menggunakan media sosial berbasis teknologi internet dalam mengelola Layanan ZIS. Melalui digital fundraising terbukti perolehan ZIS  lebih efektif dan efisien, serta kepercayaan masyarakat meningkat.  Para muzakki dan donatur bahkan lebih berkembang  karena merasakan validitas sistem digital fundrising ini," kata Rizaluddin Kurniawan, M.SI Ketua Fundrising PP Lazismu.

Joko Intarto (wartawan senior serta pakar fundraising) saat menyampaikan materi Jurnalistik Filantropi mengingatkan, agar kita membangun dan menjaga kepercayaan penderma/donatur/muzakki, serta lembaga pengelola ZIS melalui manajemen yang jujur, akurat dan transparan melalui teknik dan media yang tepat.

"Selain media konvensional, kita harus segera memanfaatkan media digital untuk mendorong dan menggerakkan penderma sehingga tercapai target yang lebih maksimal dan optimal. Facebook, WA, instragram dan medsos lainnya adalah media internet yang terbukti memiliki jangkauan lebih luas dalam praktik fundraising,"ujarnya.

Ketua Lazismu Wilayah Jatim drh. Zainul Muslimin pada pesan akhir workshop mengingatkan agar kita siap menjadi ujung tombak fundraising.

"Pelatihan ini harus mampu meng-upgrade Lazismu. Kita harus terus berjuang agar Lazismu bisa memberi manfaat sebesar-besarnya, dan sebanyak-banyak orang. Penggunaan Digital Fundraising adalah tuntutan teknologi  yang terus berkembang dan harus kita manfaatkan untuk meraih target penghimpunan serta penebaran ZIS kepara para mustahik,"katanya. (Abdul Hakim)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gebrakan Baru Surabaya, Dalam 5 Hari Pasien Sembuh Mencapai 742 Pasien

Wali Kota Surabaya Minta Gubernur Jawa Timur Akhiri PSBB Surabaya | Berita Populer Lazismu

Dunia Pendidikan: Goblok Nggak Opo-Opo |Berita Populer Lazismu