LAPD LAZISMU: Bapak Supendri Pindah Menjadi Pengayuh Becak Setelah Menjadi Kuli Bangunan


Ustadz Sunarko menyerahkan bantuan paket sembako (Istimewa)

LAZISMUSBY.COM-Penerima manfaat Lazismu Aksi Peduli Dhuafa (LAPD) Lazismu Kota Surabaya pada Sabtu, 6 September 2019 ialah Bapak Supendri.

Ketua Lazismu Kota Surabaya Ustadz Sunarko S.Ag M.Si mengatakan, Bapak Supendri umur 52 Tahun. Lahir di Surabaya, 09 Juni 1968. Alamat tinggal sekarang di Platuk Donomulyo I D/27 RT 004 RW 013 Kelurahan Sidotopo Wetan Kecamatan Kenjeran dengan NIK 3578170101081471. Sedangkan Pekerjaannya sebagai Pengayuh Becak dengan penghasilan Rp 30.000 - 40.000/hari.

Dia memiliki Istri bernama Sampurna umur 46 tahun, lahir di Tuban pada tahun 1973. Pekerjaan sebagai Ibu Rumah Tangga dengan Jumlah Anak sebanyak 6 anak.

1. Puguh Dian Nopianto (25 th) sudah berkeluarga tinggal dibulak banteng. Kerja gojek.
2. Rian Agus Saputro (23th). Barusan menikah.
Tinggal ikut mertua di ambengan. Kerja serabutan.
3. Tri Ariyanti (20 tahun)
Sudah berkeluarga tinggal di desa rengel Kab. Tuban.
4. Bima Suryanata (12 th)
SMP Nurul Islam Kapas Baru kelas 1.
5. Karina Putri (9 Tahun)
SD Kusuma Putra
6. Deni Saina Putri (7 th)
SD Kusuma Putra kelas 1.

Bapak Supendri bekerja sebagai pengayuh becak mulai tahun 1993. Sebelumnya bekerja sebagai kuli bangunan.
"Dulu becak itu Ramai. Sebelum ada ojek, bisa dapat penghasilan 70.000-80.000 tapi setelah ada ojek orang naik becak makin sepi, penghasilan menurun drastis,"ujarnya.

Kepada Lazismu Kota Surabaya mengucapkan maturnuwun. "Semoga lancar rezeki dari para donatur. Aamiin,"ucapnya (wahono)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gebrakan Baru Surabaya, Dalam 5 Hari Pasien Sembuh Mencapai 742 Pasien

Wali Kota Surabaya Minta Gubernur Jawa Timur Akhiri PSBB Surabaya | Berita Populer Lazismu

Dunia Pendidikan: Goblok Nggak Opo-Opo |Berita Populer Lazismu