LAPD: Dalam Kondisi Sakit, Ibu Suhriyah Tetap Bekerja Untuk Bisa Makan | Berita Populer Lazismu

Ibu Suhriyah menerima Bantuan dari Lazismu (Wahono/LAZISMUSBY.COM)

LAZISMUSBY.COM-Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah Kota Surabaya melaksanakan Lazismu Aksi Peduli Dhuafa (LAPD), Ahad (04/08/2019).

Melalui sambungan Whatshapp Ketua Lazismu Kota Surabaya Ustadz Sunarko, menyampaikan, penerima LAPD pada hari ini Ibu Suhriyah. "Ibu Suhriyah lahir di Surabaya pada 1 Oktober 1971, sekarang berumur 48 tahun. Dia tinggal di rumah Kost Jl Tanah Merah utara 6/23 Kenjeran Surabaya," paparnya

"Dia sekarang bekerja sebagai Pemulung dengan penghasilan lima belas ribu rupiah sampai tiga puluh ribu rupiah setiap harinya," ujar Sunarko.

Masih kata Sunarko, Ibu Suhriyah menikah dengan Pak Bardi yang berumur enam puluh tahun dengan jumlah anak dua, anak pertama bernama Moch. Cholil AG umur lima belas tahun, sekolah di SMP Negeri Terbuka 15. Anak yang kedua bernama Hinayatul Inayah umur sepuluh tahun, kelas lima di SDN Kedung Cowek 1 Surabaya.

"Dia tinggal di Rumah kost H. Abdurrahman dengan biaya kost Rp.500.000/bulan. Dia adalah janda yang sudah bercerai 10 Tahun. Suaminya meninggalkannya setelah nikah lagi dengan wanita lain,"katanya.

Ibu Suhriyah saat mengais rezeki

Menurutnya, sekarang demi memenuhi kebutuhan sehari-hari Dia selama 5 tahun minta biaya hidup kepada orang tuanya. Setelah kedua orang tuanya meninggal mulai 2014 terpaksa kerja menjadi pemulung demi memenuhi kebutuhan sehari-hari bersama kedua anaknya. Kerja hari ini adalah untuk makan hari ini. Pagi sampai malam bisa makan untuk makan besuk harus kerja lagi bahkan karena tuntutan agar bisa bertahan hidup dalam kondisi sakitpun harus dipaksa kerja agar dirinya dan kedua anaknya bisa makan,"ujarnya.

Kepada Lazismu Kota Surabaya, Dia mengucapkan terimakasih. Paling tidak dengan sembako yang diberikan oleh Lazismu saya dan anak saya bisa  punya cadangan minimal 1 minggu untuk makan.

"Semoga donatur lazismu dapat rezeki yang banyak dan berkah. Saya gak bisa balas apa-apa, Pengeran sing mbales,"ucapnya.

Bagi donatur atau pembaca bisa menyalurkan bantuan ZISnya melalui BANK SYARIAH MANDIRI 99398 2 01 00 0 00000 A/n.Infaq LAZISMU kota Surabaya dan BANK MUAMALAT 76640 2 01 00 0 00000 a/n.Infaq LAZISMU Kota  Surabaya. (Wahono)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gebrakan Baru Surabaya, Dalam 5 Hari Pasien Sembuh Mencapai 742 Pasien

Wali Kota Surabaya Minta Gubernur Jawa Timur Akhiri PSBB Surabaya | Berita Populer Lazismu

Dunia Pendidikan: Goblok Nggak Opo-Opo |Berita Populer Lazismu