Meski Hanya Berlatih di Halaman Masjid, Siswi MUMTAS Juara Panahan Tingkat Nasional

Carissa (kiri) menerima piala (Wasyib/LAZISMUSBY.COM) 



LAZISMUSBY.COM-Prestasi gemilang ditorehkan oleh  Jemparingan Kalimasada Muhammadiyah Sepuluh (JKMS) dalam Jemparingan Pajher Trunojoyo 1, Tingkat Nasional yang diselenggarakan dalam rangka Diesel Natalis FISIB Universitas Trunojoyo Madura yang dihelat di lapangan UTM, pada Ahad, 21 Juli 2019.

Dari 17 atlit yang turun dalam kategori lintasan sejauh 15 meter, satu atlit  atas nama Carissa mampu menurehkan prestasi gemilang sebagai Juara 3.

Gladen ageng tingkat Nasional yang dimulai Pukul 07.30 WIB hingga siang itu berlangsung sangat semarak, karena diikuti oleh hampir semua perkumpulan panahan tradisional se-Indonesia.

Saat ditanya tentang kiat sukses menjadi juara, Ummu Salamah, selaku coach manajer mengaku, bahwa anak didiknya memang memiliki tekad yang kuat, semangat berlatih yang tinggi, serta senantiasa berdoa mohon perlindungan kepada Allah Swt dalam setiap kesempatan, walaupun berlatih dengan segala keterbatasan di halaman Masjid Jenderal Ahmad Yani depan kampus MUMTAS namun anak-anak tetap semangat, serta dukungan penuh dari orang tua dan sekolah juga merupakan hal yang sangat penting dalam meraih prestasi.

"Anak didik kami memang sangat giat berlatih, disamping latihan wajib setiap Sabtu pagi, latihan tambahan  selama liburan akhir tahun disetiap Ahad pagi juga diikuti dengan penuh antusias," ujar Ahmat Sulkan selaku penanggung jawab ekstrakurikuler panahan MUMTAS.

"Saya berharap dapat menjadi inspirasi bagi teman-teman yang lain untuk senantiasa giat berlatih, semua ini berkat dukungan dari semua pihak, terutama coach yang dengan sabar membimbing dan mengarahkan kita semua, kami bertekad pada event-event berikut nya kami akan berusaha lebih baik lagi. Juara hanya sebagai bonus, yang terpenting adalah kesungguhan dalam meraih yang terbaik", ujar Carissa, siswi kelas 4 yang merah Juara 3 dalam kejuaraan ini.

Sementara itu, A. Munhamir selaku Kepala Sekolah mengatakan bahwa ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan. "Ekstrakurikuler panahan tergolong baru dan masih berusia satu tahun, kami berharap olah raga sunnah ini bisa menjadi pilihan bagi generasi muda, sehingga syi'ar Islam semakin terlihat," ujarnya. (Wasyib)

Komentar

  1. Selamat buat Mbak Fulla semangat terus untuk berlatih semoga kedepannya hasilnya lebih baik lagi

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gebrakan Baru Surabaya, Dalam 5 Hari Pasien Sembuh Mencapai 742 Pasien

Wali Kota Surabaya Minta Gubernur Jawa Timur Akhiri PSBB Surabaya | Berita Populer Lazismu

Dunia Pendidikan: Goblok Nggak Opo-Opo |Berita Populer Lazismu