Masjid Bukan Hanya Tempat Ibadah Tetapi Juga Tempat Membangun Ekonomi Ummat | Berita Populer Lazismu


Pengurus Masjid Al Mufidah menyerahkan bantuan dana (Tohari/LAZISMUSBY.COM)

LAZISMUSBY.COM-Masjid Al Mufidah yang berada di jalan Ketintang 45 Surabaya merupakan salah satu masjid dibawah persyarikatan Muhammadiyah dan sudah terdaftar di Sistem Informasi Masjid Nasional (SIMAS) :  01.4.16.37.04.000001.

Pada hari Ahad 25 Dzul qa’dah 1440 Hijriyah bertepatan dengan tanggal 28 Juli 2019  Mesehi mengadakan Kajian Shirah Nabawi yang diasuh oleh Ust H Muhalimin Maher, Lc MA dalam Subuh berjama’ah.

Subuh berjamaah dan kajian rutin sudah terbiasa dilaksanakan di masjid Al Mufidah yang dianjutkan dengan sarapan pagi  bersama yang dihadiri 150 jama’ah, karena dari konsumsi yang disediakan Takmir lebih 150 piring soto madura ternyata habis.

"Yang menarik dari acara Subuh pagi itu, adalah adanya Penyerahan bagian Zakat Maal kepada yang berhak menerima,"kata Tohari.

Menurut Tohari, Ketua Takmir Masjid Al Mufidah, mengatakan, penyerahan itu merupakan tindak lanjut dari penyerahan zakat pada malam Iedul Fitri 1440 Hijriyah yang telah dilaporkan ke LAZISMU kota Surabaya.

"Sisa dari distribusi malam Lebaran, setelah Takmir diskusikan dengan staf LAZISMU (Mbak Beti) pada saat Takmir menyampaikan laporan, maka Takmir akan prioritaskan untuk pemberian modal bergulir,  pendidikan (bea siswa), dan dhuafa lainnya yang masuk 8 ashnaf," ujar Sekretaris Forum Koordinasi Masjid Muhammadiyah (FKMM) Surabaya itu.

Diharapkan, sambungnya, dengan memprioritaskan pada modal bergulir, penerima yang nantinya menjadi  “mampu” bisa berinfaq secara sukarela ke masjid Al Mufidah (bagian Sosial Ekonomi) untuk kemudian dari dana yang ada bisa dimanfaatkan oleh jamaah yang lainnya, sehingga kehidupan sosial ekonomi jamaah akan berkembang.

"Masjid tidak hanya untuk kegiatan ibadah mahdhoh saja namun berperan dalam ibadah secara sosial. Demikian juga prioritas untuk pendidikan karena bersamaan dengan tahun baru, investasi yang luar biasa bagi peningkatan kualitas SDM dimasa yang akan datang,"katanya.

Lebih lanjut Dia menjelaskan, pada kesempatan itu telah terdistribusikan sebesar Rp. 30.000.000,- yang diberikan kepada 3 orang untuk Modal Bergulir, 7 orang untuk Pendidikan,  2 orang dhuafa lainnya (tambahan biaya pengobatan). Masing masing orang memperoleh Rp. 2.500.000,-
Penerimaan ZISF pada tahun 1440 Hijriyah.

Pengurus

"Di masjid Al Mufidah total dana yang berupa uang Rp. 65.850.000,- dan zakat fitrah berupa beras sebanyak 637 kg. Seluruh zakat Fitrah sudah terdistribusi ke 290 orang pada malam lebaran,"tambahnya.

Sementara, petugas LAZISMU Mbak Beti, pada saat menerima laporan Zakat dari Masjid Al Mufidah mengharapakan mudah mudahan tahun depan tetap bergabung dengan LAZISMU dalam pengelolaan zakatnya. (*)

Penulis: Tohari
Editor: Habibie

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gebrakan Baru Surabaya, Dalam 5 Hari Pasien Sembuh Mencapai 742 Pasien

Wali Kota Surabaya Minta Gubernur Jawa Timur Akhiri PSBB Surabaya | Berita Populer Lazismu

Dunia Pendidikan: Goblok Nggak Opo-Opo |Berita Populer Lazismu