Kiai Nadjih Ihsan: Begini Cara Meyakini Ajaran Tauhid itu

Nadjih Ihsan menyampaikan materi di perguruan Muhammadiyah Wonokromo (Foto: Abdul Hakim)


LAZISMU.SBY.COM-Tauhid itu bukan sekedar percaya adanya Alloh, namun Tauhid meyakini Alloh itu sebagai Tuhan satu-satunya tempat kita mengabdi.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur Ustadz Nadjih Ihsan dalam Baitul Arqom Perguruan Muhammadiyah Wonokromo di perguruan Muhammadiyah Wonokromo, Sabtu (13/7/19).

"Sumber tauhid itu dua kalimat syahadat. Asyhadu anla ilaha illalloh wa asyhadu anna Muhammadar rosululloh," ucapnya.

Ustadz Nadjih Ihsan menyampaikan, dalam Muqoddimah AD/ART ditegaskan bahwa ketuhanan itu hak Alloh swt. Bertuhan dan beribadah serta tunduk dan taat kepada Alloh adalah satu-satunya ketentuan yang wajib atas tiap makhluk, terutama manusia.

"Setiap warga Muhammadiyah wajib menjadikan iman dan tauhid sebagai sumber seluruh kegiatan hidup. Tidak boleh mengingkari. Wajib menolak syirik, tahayyul, bid'ah, dan khurofat,"katanya.

Lambang Muhammadiyah, lanjutnya, menjadikan kalimat tauhid, dua kalimah syahadah sebagai kalimat utama. "Dakwah seluruh Nabi dan Rosul adalah menegakkan  tauhid. Alquran Surat An Nahl ayat 36 menegaskan perintah Alloh supaya hanya mengabdi kepada-Nya, dan menjauhi Thoghuut. Rosululloh dimusuhi karena menyampaikan dakwah hanya menghamba kepada Tuhan Alloh subhanahu Waja'ala,"ujarnya

Masih kata Nadjih Ihsan, dakwah tauhid setiap saat akan diintai, dipersekusi,  dimusuhi, difitnah,  dibenci, dan dikriminalisasi manusia atau penguasa kafir. "Ada fenomena perusakan aqidah Tauhid di masyarakat. Generasi milenial asyik dengan HP dan gadjet. Mereka mengabaikan kewajiban beribadah dan mengapresiasi Alquran. Muncul berbagai ajaran sesat seperti ateisme,  liberalisme,  sekulerisme, yang menghalalkan  LGBT,  Syi,'ah, Islam Nusantara, dan trik penyesatan lainnya," tegasnya.

Masyarakat disibukkan dengan urusan materi atau dunia, mengabaikan kehidupan akhirat yang lebih baik dan lebih kekal. Banyak umat yang tergiur dengan kehidupan orang kafir yang sibuk dan hanya percaya  dengan urusan dunia.

"Untuk menanamkan kesadaran Tauhid, kita harus menjadikan  pendidikan Tauhid  sebagai nilai utama pada setiap pelajaran. Pendidikan tauhid akan memuliakan dan mengangkat derajad manusia karena terbebas dari kesyirikan, khurofat, bid'ah dan tahayul.

"Pendidikan tauhid mendorong seorang muslim untuk selalu memperbaiki ilmu, iman, dan amal salih sebagai wasilah ibadah, taqorrub kepada Alloh swt. Tauhid bisa menjadi wasilah meraih rahmat, taufiq, dan hidayah-Nya.  Tauhid pada akhirnya akan mendorong seorang mukmin untuk berkarakter dan berakhlaq mulia. Meninggalkan perbuatan keji dan munkar yang berakibat laknat, dosa dan siksa,"pungkasnya. (Abdul Hakim)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gebrakan Baru Surabaya, Dalam 5 Hari Pasien Sembuh Mencapai 742 Pasien

Wali Kota Surabaya Minta Gubernur Jawa Timur Akhiri PSBB Surabaya | Berita Populer Lazismu

Dunia Pendidikan: Goblok Nggak Opo-Opo |Berita Populer Lazismu