Bermanfaat Bagi Orang Lain Melalui Sedekah

 Sunarko, S, Ag, M.Si*

LAZISMUSBY.COM

Para Muzakki,  donatur Lazismu yang di kasihi Allah.  Tiada kata terindah yang patut dan terus kita ucapkan selain kata syukur Alhamdulillah karena kita  di berikan nikmat sehat oleh Allah SAW sehingga masih bisa beraktivitas baik aktifitas sebagai pegawai di kantor,  pedagang,  petani,  nelayan, buruh pabrik dan lain sebagainya. 

Mari semua aktivitas tersebut juga kita niatkan untuk ibadah kepada Allah SWT sehingga semua akan bernilai ibadah dan akan mendapat balasan disisi Allah SWT. Wujud syukur terbaik saat kita di beri nikmat sehat,  dan rezeki dari Allah SWT adalah dengan terus meperbanyak bersedekah berbagi dan peduli kepada sesama, karena berbagi itu indah,  berbagi itu mulia,  berbagi itu bukti peduli,  berbagi itu tak pernah merugi. 

Berbagi itu wujud syukur dan bukti Taqwa kepada Allah SWT.  Semoga apa yang kita berikan kepada orang lain itu selalu bermanfaat serta diberikan balasan yang berlipat-lipat serta selalu di berikan sehat, panjang umur,  diberikan rezeki yang melimpah dan barokah serta kelak bisa kembali menghadap Allah dalam keadaan khusnul khotimah.  Aamiin Ya Rabbal 'Alamiin. Semoga kita bisa bermanfaat bagi yang lain.

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

خَيْرُ الناسِ أَنْفَعُهُمْ لِلناسِ

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ no:3289).

Para muzakki, donatur dan para pembaca yang budiman, menjadi pribadi yang bermanfaat adalah salah satu karakter yang harus dimiliki oleh seorang Muslim. Setiap Muslim diperintahkan untuk memberikan manfaat bagi orang lain.

Memberikan manfaat kepada orang lain, maka manfaatnya akan kembali untuk kebaikan diri kita sendiri. Allah SWT berfirman:

إِنْ أَحْسَنْتُمْ أَحْسَنْتُمْ لِأَنْفُسِكُمْ

“Jika kalian berbuat baik, sesungguhnya kalian berbuat baik bagi diri kalian sendiri” (QS. Al-Isra:7)

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

مَنْ كَانَ فِي حَاجَةِ أَخِيهِ كَانَ الله فِي حَاجَتِهِ

“Barangsiapa membantu keperluan saudaranya, maka Allah akan membantu keperluannya.” (Muttafaq ‘alaih)

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ الله عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ, ةِ وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ الله عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ

“Barang siapa yang memudah kesulitan seorang mu’min dari berbagai kesulitan-kesulitan dunia, Allah akan memudahkan kesulitan-kesulitannya pada hari kiamat. Dan siapa yang memudahkan orang yang sedang dalam kesulitan niscaya akan Allah memudahkan baginya di dunia dan akhirat” (HR. Muslim).

Para dermawan dan pembaca yang dikasihi Allah,  agar kita benar-benar mendapatkan manfaat yang kita berikan kepada orang lain, kita harus ikhlas, karena ikhlas adalah salah satu kunci diterimanya amalan kita.

Dan hanya amalan yang diterima Allah yang akan memberikan manfaat kepada kita baik di dunia maupun di akhirat kelak.

*Bermanfaat dengan Sedekah*

Diantara 7 (tujuh)  sunnah Nabi yang harus kita jaga setiap hari disamping rutin melaksanakan Sholat Tahajjud,  membaca Al-Qur'an dari sebelum terbit matahari,  tidak meninggalkan masjid terutama sholat subuh, menjaga sholat dhuha,  menjaga wudhu dan jaga SEDEKAH setiap hari. Insya Allah jika 7 (tujuh)  hal tersebut bisa kita jaga (lakukan secara rutin) yang dapat memulyakan diri kita.

Para muzakki, donatur dan pembaca yang dikasihi Allah,  khusus mengenai sedekah.  Mari jaga sedekah kita setiap hari karena dengan sedekah bisa membawa manfaat bagi orang lain terutama bagi para dhuafa yang kita bantu.

Allah menyukai orang yang suka bersedekah setiap hari.  Dalam sebuah hadist dikatakan : *Dari Abu Hurairah,  ia berkata bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wassalam bersabda,  "Ketika hamba berada disetiap pagi,  ada dua Malaikat yang turun dan berdo'a, "Ya Allah berikanlah ganti pada yang gemar berinfaq (rajin memberi nafkah pada keluarganya)." Malaikat yang lain berdo'a, "Ya Allah,  berikanlah kebangkrutan bagi yang enggan bersedekah (memberi nsfkah)." (HR.  Bukhari no. 1442 dan Muslim no. 1010).*

Diantara hikmah yang bisa kita raih dari gemar bersedekah adalah : sangat meringankan proses sakaratul maut kita,  lampu yang paling terang di alam kubur,  pintu surga yang terbuka yang paling lebar - Assakhoya, adalah untuk dilewati mereka yang dermawan, tanda diterimanya ibadah adalah senangnya bersedekah, perkara yang paling sulit dan lama ketika dihisab adalah harta. Darimana harta didapat dan dikemanakan.

Maka bersyukurlah hamba Allah yang mensedekahkan jariyah hartanya walau dia wafat, maka harta itu terus mengalir sampai hari kiamat.  Itulah sebabnya setiap orang yang mengalami kematian,  apabila di beri kesempatan untuk hidup kembali, maka ia akan memilih untuk melakukan sedekah sebagai ibadah yang akan ditunaikannya pertama kali karena tinggi nilai kebermanfaatannya sedekah baginya.

Allah SWT berfirman
Surat Al-Munafiqun Ayat 10
وَأَنْفِقُوا مِنْ مَا رَزَقْنَاكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ فَيَقُولَ رَبِّ لَوْلَا أَخَّرْتَنِي إِلَىٰ أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ وَأَكُنْ مِنَ الصَّالِحِينَ

 Wa anfiqụ mimmā razaqnākum ming qabli ay ya`tiya aḥadakumul-mautu fa yaqụla rabbi lau lā akhkhartanī ilā ajaling qarībin fa aṣṣaddaqa wa akum minaṣ-ṣāliḥīn

"Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: "Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?." (QS. Al-Munafiqun Ayat 10).

Ada sebagian orang yang belum beriman, belum yaqin dengan Janji Allah dalam Al Qur'an mereka beranggapan bahwa hidup itu kalau pingin kaya harus gemi (baca hemat). Sebab dengan gemi mereka beranggapan akan menjadikan hartanya utuh.  Mereka menganggap bahwa sering berbagi kebahagiaan orang lain dengan Zakat, Infaq dan shodaqah itu menjadikan harta mereka berkurang. Justru seandainya mereka tahu dan yakin balasan Allah dengan Zakat, Infaq dan Shodaqah menjadikan harta barokah karena Tumbuh,  berkembang dan bertambah.  Asal niatnya ikhlas semata-mata karena Allah pastilah mereka akan berlombaba bersedekah.  Tiada hari tanpa sedekah.  Tiada hari tanpa berbagi kebahagiaan dengan orang lain.

Firman Allah dalam Al Qur'an Surat Al Baqarah ayat 261 :

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

"Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui." (QS. Al-Baqarah ayat 261)

BUYA HAMKA mengatakan : *Harta yang kamu makan akan jadi kotoran,  harta yang kamu simpan akan jadi warisan dan akan diperebutkan, harta yang kamu sedekahkan akan tetap langgeng abadi dan membawa manfaat di dunia sampai akherat*

Berbagi kebahagian dengan menunaikan ZISKA adalah wujud syukur dan Taqwa seseorang karena melaksanakan perintah Allah SWT,  sedangkan hidup boros yang sia-sia dan kikir adalah perbuatan syetan yang di larang Allah SWT.

Dengan menunaikan ZISKA (Zakat,  Infaq,  Shodadaqah dan Sosial Keagamaan Lainnya)  otomatis kita telah bermanfaat bagi orang lain. Karena amanah ZISKA dari donatur yang masuk akan kami tasharufkan kepada dhuafa yang membutuhkan.

Kami atas nama Badan Pengurus LAZISMU Kota Surabaya mengucapkan banyak terimakasih atas kepercayaanya selama ini untuk terus bersedekah melalui Lazismu.  Semoga Allah memberi balasan yang terbaik dan kelak di tempatkan pada tempat yang terbaik pula di sisi-Nya. 
Bersama Lazismu Kota Surabaya mari kita selalu menebar manfaat bagi orang lain. Semoga sukses, manfaat dan berkah selalu dunia dan akherat.  Aamiin Ya Rabbal 'Alamiin.
---------------------------------------------------------
*) Penulis adalah Ketua LAZISMU Kota Surabaya,  Kasi Bina Sosial Keagamaan Dinas Sosial   Kota Surabaya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gebrakan Baru Surabaya, Dalam 5 Hari Pasien Sembuh Mencapai 742 Pasien

Wali Kota Surabaya Minta Gubernur Jawa Timur Akhiri PSBB Surabaya | Berita Populer Lazismu

Dunia Pendidikan: Goblok Nggak Opo-Opo |Berita Populer Lazismu