TPQ Al Fatah: Tidak ada Batas Akhir Untuk Belajar Kecuali Mati.


Habibullah memberi materi dalam pesantren kilat TPQ Al Fatah Kenjeran.
(Foto: Akzal)

LAZISMUSBY.COM-Taman Pendidikan Al quran (TPQ) Alfatah Masjid Remaja mengadakan Pesantren Kilat di ruang belajar Lt dasar Masjid Remaja Jl Kalilom Lor 3/41 Kenjeran Surabaya, Jumat (24/5).

Hadir sebagai pemateri dalam kegiatan ini Ketua Pimpinan Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kenjeran Ustadz Habibullah Al Irsyad, M.Pd.I.

Habibullah Al Irsyad, mengatakan, sebagai anak memiliki potensi untuk melakukan kebaikan dan juga memiliki potensi untuk keburukan. "Sore hari ini kalian datang kesini, untuk mengikuti pesantren kilat ini karena adanya dorongan potensi kebaikan, padahal anak-anak punya kesempatan untuk tidur dirumah," paparnya.

Menurut dia, rasa syukur harus kita tingkatkan karena kita diberi kesempatan dan kesehatan. "Sehat itu mahal harganya, sehat itu lebih baik daripada dapat uang banyak, lebih baik daripada punya motor baru atau yang lainnya. Maka dengan nikmat sehat ini kita semua bisa belajar bersama menuntut ilmu," katanya.

"Rasulullah sendiri yang menyampaikan kepada kita bahwa barang siapa yang berjalan atau keluar rumah dalam rangka menuntut ilmu maka akan dimudahkan baginya jalan menuju surga." Oleh karenanya mari kita berlomba-lomba dalam menuntut ilmu itu," tandas Wakil Ketua Majelis Tabligh PCM Kenjeran itu.

Ustadz Habib-panggilan akrabnya, menambahkan, belajar dimulai dari kita lahir dari rahim orang tua kita, tidak ada batas akhir untuk belajar kecuali kematian. "Seperti gambar yang anak-anak lihat, mulai dari kecil, sampai tua tetap belajar bahkan sampai mati," katanya sambil menunjuk pada slide gambar. (Istianah)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gebrakan Baru Surabaya, Dalam 5 Hari Pasien Sembuh Mencapai 742 Pasien

Wali Kota Surabaya Minta Gubernur Jawa Timur Akhiri PSBB Surabaya | Berita Populer Lazismu

Dunia Pendidikan: Goblok Nggak Opo-Opo |Berita Populer Lazismu