Jum'ah Berkah Lazismu Surabaya, Menuai Pahala Melimpah


Foto:Istimewa


LAZISMUSBY.COM-Pada bulan Ramadan, seringkali banyak ditemui orang atau kelompok yang membagikan makanan secara gratis baik di dalam masjid, mushola, atau di jalan raya. Semua ini dilakukan tidak lain karena niat untuk berbagi di bulan yang suci ini.

Bulan Ramadhan benar-benar kesempatan terbaik untuk beramal. Bulan Ramadhan adalah kesempatan menuai pahala melimpah. Banyak amalan yang bisa dilakukan ketika itu agar menuai ganjaran yang luar biasa. Dengan memberi sesuap nasi, secangkir teh, secuil kurma atau snack yang menggiurkan, itu pun bisa menjadi ladang pahala. Maka sudah sepantasnya kesempatan tersebut tidak terlewatkan.

Inilah janji pahala yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebutkan,

مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا

“Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.”

Program Jum'ah Berkah Lazismu Kota Surabaya biasa nya di bagikan pada pagi hari,selama bulan Ramadhan di bagikan menjelang buka puasa.

Jum'at 24 Mei 2019 program Jum'ah Berkah Lazismu Surabaya tetap Istiqomah membagi kan nasi bungkus di sekitar dan di dalam Masjid Al Qolam,Asem Rowo.

Dukung terus program program Lazismu Kota Surabaya dengan cara menyalurkan Zakat  Infaq dan Shodaqoh melalui :

*BANK SYARIAH MANDIRI*. 
99398 2 01 00 0 00000
An.  Infaq LAZISMU kota Surabaya

*BANK MUAMALAT*
76640 2 01 00 0 00000
an.  Infaq LAZISMU Kota  Surabaya.

Kantor Jl Wuni 09
Pusat Dakwah Muhammadiyah Kota Surabaya

Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala . menerima amal ibadah kita. Aamiin

Lazismu Memberi untuk Negeri , Melayani dengan sepenuh hati. (CW)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gebrakan Baru Surabaya, Dalam 5 Hari Pasien Sembuh Mencapai 742 Pasien

Wali Kota Surabaya Minta Gubernur Jawa Timur Akhiri PSBB Surabaya | Berita Populer Lazismu

Dunia Pendidikan: Goblok Nggak Opo-Opo |Berita Populer Lazismu