Belajar Dari SMKM 7 Gondang Legi



Abdul Hakim bersama Pahri Kepala sekolah

LAZISMUSBY.COM-Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah 3 (SMAM3) Surabaya melakukan studi banding ke sekolah unggulan/teladan nasional SMK Mutu atau SMK7 Gondanglegi Malang, Sabtu (13/4).

Kepala Sekolah SMKM 7 Gondanglegi Malang. H. Pahri, S. Ag. M. Pd. menyampaikan, SMK MUTU Gondanglegi Malang ini kalau tidak maju tentu masuk akal sebab sekolah ini ada di desa. Beda dengan sekolah di kota yang di dukung oleh banyak potensi. Orang kaya, sarana transportasi dll semua ada di kota. Persoalannya kemudian adakah kita memiliki visi, mindset, inovatif,  kreativitas, dan greget.

"Jika lebih banyak keluhan kita tidak akan mengalami pencerahan. Karena itu kami bertekad mekakukan terobosan. Th 1994-2009 sekolah ini masih memiliki 500-an siswa. Dengan dua jurusan. Minus prestasi. Disiplin rendah. Dengan lahan seluas 6.800 m2. Maka harus ada keberanian untuk menanam investasi demi prestasi ke depan.

"Alhamdulillah berkat kerja keras, disiplin,  dan kekompakan SDM kami untuk menatap masa depan, SMK Mutu akhirnya dapat mewujudkan mimpi dan cita-cita menjadi sekolah unggulan dan teladan,"ujarnya.

Sekarang, sambungnya, sekolah kami memiliki lahan lebih dari tiga hektar dan mampu menampung sekitar 3000-an siswa yang terbagi dalam 98 rombel," ujar dia kepada  rombongan pimpinan, guru, dan karyawan SMAM3 Surabaya.

"Kalau ingin maju, sekolah Muhammadiyah harus memiliki blueprint atau cetak biru berupa proyek atau program penataan dan pengembangan sekolah ke depan meliputi penataan manajemen PTK, Kurikulum, Kesiswaan, Sarpras, dan Anggaran.

Sekolah harus memiliki peta kebutuhan untuk membangun kerjasama dengan pelanggan atau masyarakat yang akan menjadi sasaran dan pengguna  pendidikan kita. Sekolah harus berani menyiapkan calon kustumer yang  mendambakan  target keunggulan sebagai tujuan pendidikan. Kita memang berusaha agar sekolah ini mampu melahirkan produk SDM yang tidak hanya unggul secara lokal, tetapi keunggulan nasional dan internasional.

Kini sekolah kami mampu mengantarkan alumni yang bisa bersaing dan diserap oleh dunia internasional. Sudah banyak alumni SMK Mutu ini yang melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi di luar negeri dengan prestasi membanggakan.

Sejak 2010-an sekolah ini menetapkan 10 komitmen untuk  pimpinan, guru, dan  karyawan yang harus dilaksanakan dengan penuh dedikasi,  disiplin. Ikhlas, cerdas dan siap kerja keras. Harus ada rekayasa kurikulum yang bisa jadi pedoman standar untuk meraih prestasi. Sebagai contoh tidak mungkin siswa menguasai bahasa Inggris jika jam belajar untuk mata pelajaran ini hanya 2 jam.

Di SMK Mutu ini pelajaran bahasa Inggris disediakan 14 jam. Demikian pula jam pelajaran inti lain harus ditambah untuk memberikan keleluasaan siswa meraih kompetensi dan prestasi. Misalnya pelajaran matematika harus diberikan setiap hari.

Pelajaran Ismuba sebagai karakter khusus sekolah Muhammadiyah selain disajikan lewat teori, harus pula dipraktikkan lewat praktek dam pembiasaan sehingga membentuk karakter.

Sekolah harus berani melakukan terobosan terbaik untuk menaikkan pamor prestasi skala nasional maupun internasional di berbagai bidang. Tentu saja memang tidak menutup kemungkinan adanya reaksi negatif dari sebagian masyarakat ketika kita melakukan terobosan yang tidak normal. Tetapi kita tetap harus konsisten dan yakin bahwa apa yang sedang kita rintis bukan pepesan kosong. Karena itu kita harus menjawabnya dengan kerja ikhlas, kerja cerdas, dan kerja keras.

Saatnya sekolah-sekolah Islam, khususnya sekolah  Muhammadiyah  berpacu mengejar prestasi mewujudkan idealisme menjadi sekolah teladan dan unggulan. Selain siswa, guru dan karyawan harus berpacu meraih prestasi bersama. Kita tengah menghadapi kompetitor yang semakin keras persaingan untuk merebut prestasi. Maka, sekolah harus pula membuat standar penilaian kinerja PTK dengan penghargaan dan sanksi  sebagai konsekuensi logis dari sikap profesionalnya.

Untuk mewujudkan kompetensi dan prestasi manajemen  harus menanamkan disiplin, kerjasama, kebanggaan melalui pembiasaan.  Berkat kerjasama dan kerja keras semua SDM yang ada, SMK Mutu Gondanglegi Malang kini menjadi sekolah kejuruan dengan 13 jurusan unggulan meliputi Teknik Kendaraan Ringan,  Sepeda Motor, Ototronik, Instalasi Listrik, Komputer Jaringan, Multimedia, Perhotelan, Jasa Boga, Perbankan, Admin Perkantoran, Farmasi, dan Keperawatan.

Berbagai lembaga pendidikan dan profesi dalam dan luar negeri telah hadir ke SMK Mutu ini untuk melakukan studi banding dan kerjasama ke sekolah yang telah menorehkan prestasi nasional dan internasional ini.

Kami terus melakukan terobosan agar lebih banyak lagi masyarakat yang mempercayakan putra-putrinya sekolah di sini. Salah satu terobosan yang kami lakukan adalah jemput bola dengan cara silaturahim ke sekolah-sekolah menengah dan masyarakat agar mereka memprioritaskan sekolah kami sebagai tempat pengembangan pendidikan putra-putri mereka. Alhamdulillah cara ini sangat efektif sebagai strategi menghimpun siswa baru,"tambahnya.

"Alhamdulillah, SMK Mutu ini juga membebaskan siswa yatim dari biaya pendidikan dan biaya hidup melalui kerjasama dengan Lazismu Malang. Di sekolah ini sejak tahun lalu kami mendirikan Kantor Layanan Lazismu atau KLL. Dana yang terkumpul dari guru, karyawan dan siswa digunakan untuk memenuhi kebutuhan yatim dan siswa tidak mampu itu,"pungkasnya. (Abdul Hakim)

SMKM 7

Komentar

  1. Semoga SMK mutu bisa mencetak putra-putri yg terampil, berakhlaqul karimah dan bermanfaat utk masyarakat luas.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gebrakan Baru Surabaya, Dalam 5 Hari Pasien Sembuh Mencapai 742 Pasien

Wali Kota Surabaya Minta Gubernur Jawa Timur Akhiri PSBB Surabaya | Berita Populer Lazismu

Dunia Pendidikan: Goblok Nggak Opo-Opo |Berita Populer Lazismu