LAPD LAZISMU: Hidup Bahagia Berkah Ngajar Ngaji Ibu-Ibu dan Anak-Anak

Abdul Hakim/lazismu
Choirun Nisa bersama keluarga kecilnya

LAZISMUSBY.COM-Hidup berkeluarga bersama suami dan anak-anak pasti menjadi harapan setiap orang.

Tetapi, ternyata tidak semua orang bisa memenuhi harapan itu. Hidup ini ternyata ujian. Setiap orang akan diuji. Di antaranya diuji dengan musibah.Musibah itu sunnatulloh. Setiap orang pasti mengalaminya.

Maka, ketika musibah itu harus dialami Ibu Choirotun Nisa (48 th), saat suaminya, Agus Harianto, tiga tahun lalu harus  berpulang ke rahmatulloh,  ia pun harus siap menerimanya.

Pasti berat, apalagi almarhum suaminya juga meninggalkan dua anak yang masih di bawah umur, yakni Amirul Haris dan Dinda Aisyah. Selain harus menerima dengan sabar dan tawakkal, ibu Choirun Nisa harus siap menghadapi hari-harinya ke depan dengan tekad melanjutkan amanat membesarkan dan mendidik keduanya yang kini menjadi yatim menjadi anak yang sholeh.

"Saya berharap anak-anak saya bisa terus melanjutkan pendidikannya dan menjadi anak yang soleh. Karena itu saya bersyukur keduanya diterima di sekolah agama. Amirul Haris diterima di MAN, sedang adiknya diterima di MI."

Demikian disampaikan Ibu Nisa kepada Lazismu Kamis 21/03/2019 di rumah sederhananya Jl. Jojoran III/14 Surabaya.

Ketika ditanya usaha apa yang sudah dilakukan untuk memenuhi biaya pendidikan dan  kebutuhan sehari-hari. "Saya hanya bisa ngajar ngaji ibu-ibu dan anak-anak. Itulah yang saya lakukan sepeninggal  suami saya. Semoga kedua anak saya bisa melanjutkan pendidikan. Kedua anak saya selain sekolah,  juga saya bimbing untuk bisa menghafalkan Alquran." katanya.

Ketika Lazismu menawarkan kemungkinan beasiswa bagi Haris dan Dinda,  dengan penuh sukacita Bu Nisa menyatakan kegembiraannya. "Alhamdulillah, semoga jadi kenyataan sehingga kedua anak saya bisa terus sekolah. Terima kasih Lazismu. Semoga barokah." ujarnya sambil menahan rasa haru.

Tim Lazismu Kota Surabaya datang kerumahnya dalam program Lazizmu Aksi Peduli Dhuafa (LAPD) One Day One Recipient satu hari satu penerima manfaat dengan memberikan paket sembako.

Almarhum Agus Harianto adalah donatur Lazismu yang aktif berdonasi, bahkan bersodaqoh melalui Lazismu di masa itu.
(Abdul Hakim, Lazismu)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gebrakan Baru Surabaya, Dalam 5 Hari Pasien Sembuh Mencapai 742 Pasien

Wali Kota Surabaya Minta Gubernur Jawa Timur Akhiri PSBB Surabaya | Berita Populer Lazismu

Dunia Pendidikan: Goblok Nggak Opo-Opo |Berita Populer Lazismu