Agar Jamaah Masjid Nyaman dan Bangga, ini Yang Harus di Lakukan

Nur Cholis Huda berceramah di Rakorsus PCM Kenjeran (Foto: habibie) 


LAZISMUSBY.COM-Hanya orang tertentu yang bisa memakmurkan masjid

Demikian disampaikan Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur Drs H Nur Cholis Huda, MSi dalam Rapat Koordinasi Khusus  (Rakorsus) Takmir Majelis Tabligh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kenjeran di MI Muhammadiyah 25 Kenjeran Surabaya, Ahad (3/3/2019).

"Innamaa ya'muru masaajidallohi man aamana billaahi wal-yaumil-aakhiri wa aqoomash-sholaata wa aataz-zakaata wa lam yakhsya illalloh, fa 'asaaa ulaaa`ika ay yakuunuu minal-muhtadiin

"Sesungguhnya yang memakmurkan masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta (tetap) melaksanakan sholat, menunaikan zakat, dan tidak takut (kepada apa pun) kecuali kepada Allah. Maka mudah-mudahan mereka termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk, ini disurat at Taubah ayat 18," katanya.

Nur Cholis Huda, menyampaikan, yang bisa memakmurkan masjid hanyalah orang-orang beriman. "Tidak sekedar Islam tetapi beriman, Istiqomah, berpendirian kokoh, tidak mudah terpengaruh dengan apapun, ini pertama," ujarnya.

Kedua, sambungnya, beriman kepada hari akhir. "Kesadaran pada kematian memberi dorongan segera berbuat terbaik dan punya rem yang pakem, Allah mengawasi semua perilaku manusia dan dimaintai tanggung jawab, berakhlak mulia dan ikhlas," paparnya.

Ketiga, tekun mendirikan shalat. "Mereka aktif shalat berjamaah di masjidnya, jangan sampai menjadi takmir hanya 1 bulan sekali kemasjid," katanya.

Keempat, menunaikan zakat. "Para takmir memiliki jiwa dermawan, semangat hidupnya selalu ingin memberi bukan meminta," ujarnya.

Kelima, tidak takut kepada siapapun kecuali Allah. "Seorang takmir itu berani mengambil resiko karena yakin yang dilakukan itu benar, patuh kepada aturan Agama, hukum pemerintah, tradisi yang baik dan menjunjung nilai kemanusiaan, dalam menjalankan kegiatan hendaknya berpedoman pada surat Ali Imron ayat 159," papar Penasihat Masjid Attaqwa Pogot itu.

Pak Nur Cholis, biasa dipanggil, menegaskan, seorang takmir harus membangun kekompakan atas dasar kasih sayang, tidak bersikap kasar dan keras hati, mudah memaafkan dan tidak pendendam, segala persoalan diselesaikan secara musyawarah, setelah mengambil keputusan bertawakkal.

"Agar jamaah tertarik kemasjid maka jamaah harus nyaman dan merasa bangga. Hal ini bisa dilakukan dengan bacaan imamnya bagus, pengeras suara jelas. Kegiatan taklim menarik dan waktunya pas, ada TPQ bagi anak-anak, ada hari-hari kebersamaan seperti milad dan lainnya.

"Ada layanan ekonomi dan pemecahan masalah lain, bangga karena masjid berkemajuan, sarana dan fasilitas memadai, tempat parkir memadai, masjid adalah alat dakwah Muhammadiyah," tukasnya. (habibie)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gebrakan Baru Surabaya, Dalam 5 Hari Pasien Sembuh Mencapai 742 Pasien

Wali Kota Surabaya Minta Gubernur Jawa Timur Akhiri PSBB Surabaya | Berita Populer Lazismu

Dunia Pendidikan: Goblok Nggak Opo-Opo |Berita Populer Lazismu