Zulkifli Hasan: Agar Tidak di Kuasai Aseng dan Asing, Inilah Sikap Pemuda Islam Muhammadiyah.


DR Zulkifli Hasan (Foto: Ilham) 

LAZISMUSBY.COM-Taiwan, Cina, Macao, Hongkong, Singapura dan lainnya akan menguasai dunia dimasa depan.

Demikian disampaikan Ketua MPR DR Hc M. Zulkifli Hasan dalam pembukaan Musyawarah Wilayah (Musywil) ke XVI Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jawa Timur di ruang Aula ITS Surabaya, Jumat (08/2).

M. Zulkifli Hasan menyampaikan, ada 10 orang pemuda terbaik yang akan menguasai dunia.  "10 orang pemuda terbaik itu mereka semua  bermata sipit diantaranya ialah Korea, Taiwan, Cina,  Macao, Hongkong,  Singapura, dan lainnya," ujarnya.

"Bangsa yang menguasai sains dan teknologi akan menguasai bangsa lain. Mereka menguasai sains teknologi, matematika dan membaca. Kualitas Indonesia saat ini berada pada level 88. Padahal harus kita sadari Islam telah membuktikan kepada dunia peradaban yang unggul dan menakjubkan dunia di masa lalu selama 10 abad," katanya.

Menurut dia, saat itu Barat dan Eropa umumnya berada dalam kegelapan. "Di masa itu peradaban Islam mampu mengalahkan peradaban Romawi, Yunani, dan Persia. Peradaban Islam itu mampu mewariskan kepada dunia berbagai keunggulan  ilmu pengetahuan dan teknologi. Kini kita sedih hari ini umat Islam terpecah belah. Asing dan aseng memang berhasil memecah belah dan mengadu domba umat Islam.

Setelah 350 tahun di bawah penjajah Belanda. Kini dunia Islam tengah menjadi rebutan Barat dan Cina. Mereka berusaha menguasai sumber-sumber alam yang melimpah. Emas, minyak, tanah, laut dan berbagai sumber kekayaan lainnya. Maka saatnya pemuda Islam segera mempersiapkan diri untuk memiliki berbagai keunggulan di berbagai bidang guna menyongsong peradaban dunia 10 th, 20 th, 50 th ke depan,"ujarnya

"Kita sedih karena lahan-lahan pertanian sudah banyak dikuasai orang kota bahkan pengusaha asing. Rakyat kita jadi buruh. Buruh di negeri sendiri, bahkan buruh di negeri orang. Padahal bukan itu tujuan kemerdekaan kita. Saatnya kita, khususnya umat Islam memimpin peradaban masa depan. Kunci utamanya adalah pendidikan.

Umat Islam, khususnya kader Muhammadiyah harus meraih berbagai keunggulan melalui pendidikan yang berkualitas. Keunggulan itu penting untuk melahirkan pemimpin bangsa yang amanat yang memiliki komitmen agama yang kuat. Bila tidak, maka pemimpin akan merusak bangsa ini.

Masih kata dia, hati-hati sekarang ada upaya untuk merusak generasi muda melalui berbagai budaya sesat misalnya LGBT dan kebebasan seks lainnya, minuman keras, serta peredaran  narkoba di kalangan generasi muda dengan alasan hak asasi.

Maka saatnya kita menyongsong Pemilu 2019 ini dengan siap memilih pemimpin yang akan menjaga dan menyelamatkan bangsa dan negara kita tercinta ini. Bila tidak maka umat Islamlah yang akan kembali mengalami penderitaan paling berat.

"Umat Islam harus sadar politik. Jangan asal memilih pemimpin, karena yang akan dikorbankan selain bangsa dan negara kita, juga umat Islam. Hati-hati, karena berbagai fitnah dihembuskan kepada umat Islam dan para ulama kita dengan tuduhan tidak Pancasilais, intoleran, dan tuduhan miring lainnya. Maka inilah saatnya kita menegaskan hak politik kita demi masa depan umat Islam khususnya dan bangsa Indonesia umumnya," tukasnya. (Abdul Hakim)

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gebrakan Baru Surabaya, Dalam 5 Hari Pasien Sembuh Mencapai 742 Pasien

Wali Kota Surabaya Minta Gubernur Jawa Timur Akhiri PSBB Surabaya | Berita Populer Lazismu

Dunia Pendidikan: Goblok Nggak Opo-Opo |Berita Populer Lazismu