Tidak ada Kata Putus Asa dalam Menjalani Hidup

Ibu Soemarni didampingi Pak Warsono (Foto: Istimewa Lazismu)


LAZISMUSBY.COM-Menjalani hidup ini memang tak mudah. Banyak suka dan duka yang dialami, apalagi jika hidup serba kekurangan. Kadang kita merasa semua ini tak adil, tapi bagaimanapun juga hidup ini harus tetap berjalan.

Demikian disampaikan Ibu Soemarni Kepada Lazismusby.com saat Tim Lazismu datang kerumahnya untuk menyerahkan bantuan kursi roda.

"Assalamualaikum ibu, " ucap Warsono. "Waalaikumussalam," jawab Ibu Soemarni dengan senyum bahagia dari dalam rumah sederhananya. "Silahkan masuk pak," lanjutnya. Tim lazismupun masuk.

Ibu Soemarni mengatakan, keterbatasan hidup bukanlah akhir dari kehidupan itu sendiri. "Yang harus kita sadari bahwa Tuhan telah menganugerahkan setiap manusia lengkap dengan kekurangan dan juga kelebihan," ucap Ibu Soemarni lansia berusia 62 tahun itu.

Bapak Warsono menyampaikan, Ibu Soemarni bertempat tingal di Banyu Urip Jaya I/18 Putat Jaya Surabaya. "Dia menjalani sisa sisa usianya dalam kesendirian dan keterbatasan. Bapak Slamet Hariadi suaminya maninggal Sejak tahun 1998 silam," katanya.

"Senin 25 Februari 2019 Lazismu Surabaya kembali memberikan bantuan kursi roda kepada Ibu Sumarni (62th) yang mengalami kelumpuhan. Kedua kakinya tidak bisa untuk jalan dikarenakan sakit pada tulang lututnya sejak tahun 2017 lalu.

"Dengan tatapan haru setengah tidak percaya Ibu Soemarni menerima kursi roda dari Lazismu Surabaya, sambil berkali kali mengucapkan syukur Alhamdulillah ternyata keinginannya terpenuhi," ucapnya.

Masih Kata Pak war-sapaan akrabnya, mengingat Pernikahan Ibu Soemarni dengan Almarhum suaminya tidak dikaruniai keturunan juga tidak memiliki sanak saudara beliau berniat mewakafkan rumahnya  untuk dijadikan Masjid atau Mushola.

"Jika ada pembaca bisa menyalurkan bantuan ZISnya melalui BANK SYARIAH MANDIRI
99398 2 01 00 0 00000
An.Infaq LAZISMU kota Surabaya dan BANK MUAMALAT 76640 2 01 00 0 00000
an.Infaq LAZISMU Kota  Surabaya. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala . menerima amal ibadah kita," tuturnya. (habibie)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gebrakan Baru Surabaya, Dalam 5 Hari Pasien Sembuh Mencapai 742 Pasien

Wali Kota Surabaya Minta Gubernur Jawa Timur Akhiri PSBB Surabaya | Berita Populer Lazismu

Dunia Pendidikan: Goblok Nggak Opo-Opo |Berita Populer Lazismu